Backpacker Filipina: Twin Lagoon

Nggak lengkap kalo berkunjung ke Filipina tapi nggak mampir kesini: Twin Lagoon. Kayak dalam mimpi. Jajaran tebing yang mengelilingi birunya air dari laut Coron tertata begitu presisi, serasa dalam istana mewah yang terbentuk secara alami, membuat keindahan alam Twin Lagoon sulit ditandingi.

Tags: Backpacker Filipina, Cara, Biaya, Twin Lagoon

Tags: Backpacker Filipina, Cara, Biaya, Twin Lagoon
Foto: city-discovery.com

Twin Lagoon ibarat pantai di Maldives, Karang di Raja Ampat, dan tebing-tebing gagah di Bali yang kemudian digabungkan jadi satu, membentuk sebuah tempat yang terlalu kharismatik untuk dilewatkan. Sesuai namanya, Twin Lagoon memiliki 2 laguna yang terpisah namun masih mudah dijangkau.

Dari laguna satu (yang menjadi pintu masuk), kalian bisa berenang atau berjalan diantara tebing menuju laguna dua. Nggak perlu diving license untuk berenang dan menikmati keindahan Twin Lagoon. Satu buah live vest, googles, dan snorkle sangatlah cukup untuk menjelajah jernihnya panorama di destinasi andalan Filipina ini.

Saran dari Gloob!, latihlah kemampuan berenang atau free diving kalian sebelum ke Twin Lagoon. Kedalaman laut Twin Lagoon tentunya berbeda-beda. Umumnya, semakin dalam dasar laut yang bisa kalian capai, maka besar juga kemungkinan kalian menemui ‘penghuni’ Twin Lagoon yang lebih beraneka ragam.

Tags: Backpacker Filipina, Cara, Biaya, Twin Lagoon

Tags: Backpacker Filipina, Cara, Biaya, Twin Lagoon
Foto: luxurynews.cz

Lokasi Twin Lagoon, Filipina: Twin Lagoon merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di Kepulauan Coron, Provinsi Palawan, Filipina.

Waktu terbaik ke Twin Lagoon, Filipina: Low season di Filipina itu umumnya berkisar dari Juni sampai September.

Kenapa ke Twin Lagoon, Filipina: Twin Lagoon merupakan destinasi yang selalu dikunjungi traveler dari berbagai belahan dunia. Bahkan, Twin Lagoon sering dijuluki sebagai pulau terindah di dunia oleh pengunjungnya.

Tags: Backpacker Filipina, Cara, Biaya, Twin Lagoon

Cara ke Twin Lagoon, Filipina

Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Busungua, Filipina, harga tiket berkisar Rp. 3.700.000 hingga Rp. 3.900.000 (pemesanan seminggu sebelum keberangkatan; harga selalu berubah). Lalu, kalian lanjut ke kotanya dengan membayar Rp. 110.000 menggunakan mobil van. Kemudian, kalian harus ke Pasar Coron untuk menyewa Bangka (semacam perahu nelayan). Harga untuk satu perahu sekitar Rp. 1.000.000. Satu Bangka dapat menampung hingga 6 orang, jadi harga tadi dapat dibagi sesuai jumlah penumpang yang ikut.

_________

Baca juga: Sa Pa, Surga Petualangan Khas Vietnam

 

Penulis: Faizal Satrio

 

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *