Bunga Daisy, Prau, dan Manfaat Semesta

Seperti yang diketahui, Bunga Daisy tumbuh subur di datarang tinggi Dieng, Wonosobo. Sepanjang perjalanan menuju puncak Gunung Prau pun kalian akan melihat ratusan Bunga Daisy bermekaran dan mempercantik pemandangan yang ada.

Bunga Daisy yang ada di Prau bernama asli Herbras atau Garbera, dan masuk dalam kelompok tanaman hias Asteraceae. Bunga ini nggak cuma tumbuh di Indonesia aja, tapi juga di Madagascar dan Afrika. Meski pun populasinya masih tergolong aman, bukan berarti kalian bisa seenaknya ngambil bunga ini. Mengambil bunga Daisy tanpa izin dan nggak punya kepentingan, bisa kena pidana, sesuai dengan undang-undang no. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Sanksinya bisa 3 tahun penjaran dan denda sampai 10 miliar!

“Jangan sembarangan dengan Bunga Daisy,”

Sebenernya, tanaman ini memiliki lebih dari 40 spesies. Warnanya juga unik-unik. Ada yang merah, oranye, sampai pink. Namun, di Prau sendiri, bunga Daisy yang ada umumnya berwarna putih.

Kalo kalian pikir bunga ini cuma hiasan, itu salah banget. Bunga Daisy mengandung senyawa coumarin, yang juga dimiliki oleh lavender, semanggi, dan buah ceri. Coumarin ini bermanfaat untuk dijadikan anti-tumor, semacam obat alternatif untuk mengurangi risiko terkena tumor, dan juga berguna sebagai pelancar aliran darah. Tapi, kalo kalian mengonsumsinya secara berlebihan, atau bahkan bertingkah ekstrem untuk memakan bunga Daisy secara langsung, kalian bisa mati keracunan.

 

Penulis: Dewa Aji Panggalih

Cari tahu beragam hal menarik lainnya yang ada di Prau dalam majalah Gloob! edisi ke-3. Baca dan download sepuasnya melalui link di bawah:

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *