Gunung Bromo dan Keajaiban Paginya yang Penuh Magis

Setiap destinasi punya keindahannya masing-masing, salah satunya adalah pesona sunrise dari atas gunung. Banyak makhluk-makhluk bijak yang susah-susah ngedaki cuma buat ngeliat salah satu si ‘sumber energi’ itu bangun dari tidurnya. Nggak sedikit yang rela begadang buat ngeliat ‘dia’ terbit. Ibarat kata orang, “gak ada perjuangan yang sia-sia.” Ini berlaku juga buat para pengejar matahari terbit dan bener adanya, keindahan matahari terbit emang nggak ada dua, tiga, empat, apalagi limanya.

Auto tags: Gunung Bromo, Wisata Gunung Bromo, Tiket Masuk Bromo, Foto Gunung Bromo

Salah satunya adalah ketika Tim Gloob! melakukan perjalanan mengejar matahari terbit di Bromo, Tengger Semeru. Gunung Bromo emang pilihan yang tepat buat kalian para pengejar matahari terbit, dan nggak cuma sampai situ aja, banyak keindahan-keindahan lain yang disajikan oleh gunung legendaris Jawa Timur ini.

_______

Baca juga: Gunung Roraima: Lost World in the Lost World

_______

Perjalanan menuju pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sekitar satu jam, terhitung cepat karena situasi jalanan yang masih sepi pengendara. Sesampainya di pintu masuk, kami membayar tiket masuk seharga Rp. 27.500 per-orang (Rp. 32.500 weekend). Ketika memasuki kawasan taman nasional, kami seperti mengikuti ajang offroad. Perjalanan Jeep melaui Kaldera, lautan pasir yang luasnya kurang lebih 6290 ha, bikin sensasi perjalanan kali ini sangat berbeda dengan perjalanan ke gunung lain. Nggak jarang ban Jeep yang kami tumpangi tergelincir ke lubang lumpur pasir yang basah karena hujan. Meskipun perjalanan cukup memacu adrenalin, kalau beruntung, sembari berkendara kalian bisa ngeliat indahnya Milky Ways di langit Malang dengan mata telanjang.

Gunung Bromo

Auto tags: Gunung Bromo, Wisata Gunung Bromo, Tiket Masuk Bromo, Foto Gunung Bromo

Perjalanan offroad-nya selesai ketika sampai di lokasi Penanjakan 1, salah satu spot favorit buat ngeliat si primadona sunrise. Usahakan membawa jaket yang tebal, karena udaranya cukup cekit-cekit. Kalo perlu bawa sarung tangan juga, yang buat mendaki, bukan buat nangkep bola. Sesampainya di parkiran, kita harus menaiki tangga yang lumayan menantang fisik. Sampai di atas, nunggu beberapa saat, dan JEBRET! matahari mulai ngintip sedikit demi sedikit. Akhirnya Gloob! mengakui, ternyata keindahan sunrise di Bromo bukanlah omongan semata.

Ngeliat matahari muncul dari belakang jajaran Gunung Bromo, Gungung Batok, Gunug Kursi, dan Gunung Semeru yang menjulang di atas hamparan awan, yang terbentang luas layaknya samudera emang pengalaman super-ajaib. Pancaran cahaya matahari yang membias di langit, dan awan-awan sekitarnya bikin bulu kuduk merinding sambil mengucap syukur kepada Maha Pencipta. Mata juga bakal dibikin galau antara ngeliat langsung atau ngintip dari view finder kamera biar nggak kehilangan momen yang ya ampun itu.

Gunung Bromo

Auto tags: Gunung Bromo, Wisata Gunung Bromo, Tiket Masuk Bromo, Foto Gunung Bromo

Udah puas ngeliat si sumber energi terbit, perjalanan nggak berhenti sampai situ. Kembali menaiki Jeep dan ngelewatin padang pasir lagi menuju kaki Gunung Bromo. Sesampainya di lokasi, kalian akan disambut para ‘ksatria-ksatria keluarga’ dari Suku Tengger yang menaiki kuda. Mereka menawarkan jasa naik kuda untuk sampai di tangga menuju kawah Bromo. Kalau kalian berminat, harganya cukup terjangkau, sekitar 20.000 rupiah untuk merasakan sensasi berkuda di kaki gunung, sedikit bergaya ala koboy yang sedang hijrah.

Gunung Bromo

Pas tiba, kita bakal menaiki sekitar 250 anak tangga yang terbuat dari beton untuk sampai ke bibir kawah Bromo. Dari atas kawah, kalian bisa ngeliat bekas letusan gunung Bromo yang membentuk Kaldera beberapa puluh tahun yang lalu. Kalau kalian ngeliat bagian sekitar dari atas, akan terlihat hamparan padang pasir yang luas dan tebing-tebing tinggi yang menjulang indah nan lebay. Ada juga sebuah pura yang terletak di kaki Gunung Bromo, yaitu Pura Luhur Poten. Pura ini dibangun sekitar tahun 2000-an lalu di kaki Gunung Bromo dengan arsitektur karismatik, perpaduan antara adat Jawa dan Bali. Kalian bisa ngeliat pura lebih dekat kalau udah turun dari atas kawah Gunung Bromo.

_______

Baca juga: Gunung Kinabalu, Gaya Baru Menikmati Pesona Negeri Jiran

_______

Setelah puas berswafoto dan melihat pemandangan dari bibir kawah, kami pun turun dan melanjutkan perjalanan menuju Padang Stepa, atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan Bukit Teletubies. Sebelum perjalanan ke bukit itu, kita bisa icip-icip mengendarai Jeep di atas padang pasir yang disebut dengan Pasir Berbisik. Nama pasir berbisik ditemukan oleh salah satu sutradara kenamaan asal Indonesia, Garin Nugroho, yang menjadikan spot tersebut sebagai lokasi shooting filmnya yang berjudul “Pasir Berbisik”. Dinamakan demikian karena hembusan angin yang membuat pasir-pasir tersebut seolah mengeluarkan suara seperti berbisik, genit-genit gimana gitu, yang berujung kebiasaan dan menjadi alasan kenapa tempat itu dijuluki Pasir Berbisik.

Gunung Bromo

Auto tags: Gunung Bromo, Wisata Gunung Bromo, Tiket Masuk Bromo, Foto Gunung Bromo

Udah denger bisikan-bisikan centil dari pasir, perjalanan kembali berlanjut menuju Bukit Teletubies. Nama Bukit Teletubies itu, seperti yang kalian duga, diambil dari salah satu program tv zaman kalian masih kecil dulu. Disini mata kita dimanjakan dengan hamparan rumput hijau yang luas berbentuk bukit-bukit. Bisa juga untuk beristirahat sejenak, menggelar alas, lalu menikmati sarapan kalian yang tertunda karena keasikan ngejelejah Bromo.

Setelah perjalanan “naik-naik ke puncak gunung” selesai, sambil jalan pulang tim Gloob! terkejut karena Bromo nggak cuma menyuguhkan pemandangan gunung, tetapi ada beberapa curug atau air terjun yang bisa ditemui. Kalau masih kuat, kalian bisa bermain-main air yang langsung turun dari gunung untuk memulihkan badan sebelum kembali ke penginapan atau melanjutkan trip kalian. Jadi, ke Bromo itu bukan cuma soal datang dan pergi. Lebih dari itu, Bromo adalah tempat menggali ‘harta karun’. Ada beberapa spot keren untuk ngliat matahari terbit yang nggak Gloob! ceritakan. Tempatnya cukup deket dengan area utama pengunjung. Gampang ditemukan, deh. So, keep exploring, guys!

Auto tags: Gunung Bromo, Wisata Gunung Bromo, Tiket Masuk Bromo, Foto Gunung Bromo

Teks & foto: Faizal Satrio

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *