Harimau Sumatra

Harimau Sumatra adalah salah satu subspesies harimau yang asli berasal dari Indonesia, lebih tepatnya pulau Sumatra. Data menunjukan bahwa satwa yang satu ini sudah masuk dalam kategori kritis, yang mana populasinya hanya sekitar 400 sampai 500 ekor. Uniknya, beberapa uji genetik menjelaskan bahwa Harimau Sumatra ini memiliki kemungkinan untuk berkembangbiak secara terpisah. Dibanding dengan subspesies lainnya, Harimau Sumatra merupakan subspesies harimau dengan ukuran terkecil dan memiliki warna tubuh tergelap. Rata-rata, ukuran panjang seekor Harimau Sumatra dapat mencapai 2,5 meter, dan berat hingga 140 kg. Kucing besar yang memiliki belang lebih tipis dibanding subspesies lainnya ini dapat hidup dimanapun, baik itu dataran rendah maupun pegunungan. Sifat unik yang dimiliki hewan ini adalah mampu menjaga keseimbangan mangsa dan vegetasi dengan menjaga populasi buruannya, meskipun ia berperan sebagai predator utama dalam rantai makanan. Selain itu, walaupun kucing besar yang satu ini terkenal sebagai hewan karnivor atau satwaboga, Harimau Sumatra juga gemar memakan durian. Namun, hingga kini Harimau Sumatra masih jadi hewan yang paling diburu karena tingginya harga jual bagian tubuh hewan tersebut, seperti kulit, cakar, taring, hingga kumis. Melalui survei yang dilakukan Profauna Indonesia, tercatat bahwa Lampung adalah kota yang paling banyak terjadi perdagangan bagian tubuh harimau. Salah satu kasus perdagangan bagian tubuh harimau yang cukup heboh pernah terjadi di Jakarta, yakni pada 7 Agustus 2009, yang mana telah teringkus sindikat penjual satwa-satwa terlindungi. Bukan hanya harimau, kepolisian juga menemukan hewan lain, yaitu 6 burung Cendrawasih, 2 Kucing hutan, 12 awetan kepala rusa, 1 surili, 5 tengkorak rusa, 1 kepala beruang, dan 1 kulit rusa sambar. (Foto & teks: Adrian A.)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *