Twin Lagoon, Ragam Pesona Dalam Satu Area

Nggak lengkap kalo berkunjung ke Filipina tapi nggak mampir kesini, Twin Lagoon. Seperti mimpi, jajaran tebing yang mengelilingi birunya air dari laut Coron tertata begitu presisi, serasa dalam istana mewah yang terbentuk secara alami, membuat keindahan alam Twin Lagoon sulit ditandingi.

Foto: city-discovery.com

Twin Lagoon ibarat pantai di Maldives, Karang di Raja Ampat, dan tebing-tebing gagah di Bali yang kemudian digabungkan jadi satu, membentuk sebuah tempat yang terlalu kharismatik untuk dilewatkan. Sesuai namanya, Twin Lagoon memiliki 2 laguna yang terpisan namun masih mudah dijangkau.

_________

Baca juga: Sa Pa, Surga Petualangan Khas Vietnam

_________

Dari laguna satu (yang menjadi pintu masuk), kalian bisa berenang atau berjalan diantara tebing menuju laguna dua. Nggak perlu diving license untuk berenang dan menikmati keindahan Twin Lagoon. Satu buah live vest, googles, dan snorkle sangatlah cukup untuk menjelajah jernihnya panorama di destinasi andalan Filipina ini.

Foto: luxurynews.cz

Where: Twin Lagoon merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di Kepulauan Coron, Provinsi Palawan, Filipina.

When: Low season di Filipina itu umumnya berkisar dari Juni sampai September.

Why: Twin Lagoon merupakan destinasi yang selalu dikunjungi traveler dari berbagai belahan dunia. Bahkan, Twin Lagoon sering dijuluki sebagai pulau terindah di dunia oleh pengunjungnya.

How: Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Busungua, Filipina, harga tiket berkisar Rp. 3.700.000 hingga Rp. 3.900.000 (pemesanan seminggu sebelum keberangkatan; harga selalu berubah). Lalu, kalian lanjut ke kotanya dengan membayar Rp. 110.000 menggunakan mobil van. Kemudian, kalian harus ke Pasar Coron untuk menyewa Bangka (semacam perahu nelayan). Harga untuk satu perahu sekitar Rp. 1.000.000. Satu Bangka dapat menampung hingga 6 orang, jadi harga tadi dapat dibagi sesuai jumlah penumpang yang ikut.

Penulis: Faizal Satrio

 

 

 

 

 

____________________________________________________________

Taman Nasional Erawan, Thailand

Penulis: Harry Ferdiansyah

Akhir-akhir ini lagi banyak ngayal berlibur ke Thailand, tapi males kalo singgahnya di Bangkok atau Pattaya karena udah terlalu mainstream? Yaudah, ke Taman Nasional Erawan aja! Kalian bakal nemu hal-hal yang nggak biasa tentang Thailand.

Foto: touropia

Luasnya 550 km persegi, dan memiliki beragam sajian alam. Salah satu yang paling menggoda wisatawan adalah Air Terjun Erawan. Taman Nasional Erawan telah berdiri sejak 1975, dan merupakan taman nasional ke-12 yang berada di Thailand. Nama ‘Erawan’ sendiri diambil dari mitologi Hindu kuno, yakni gajah berkepala 3.

________

Baca Juga: Tips Membuat Itinerary yang Sebenarnya

_______

Foto: bangkokbesttravel

Where: Taman Nasional Erawan terletak di provinsi Kanchanaburi, lebih tepatnya berada di wilayah Tha Kradan, Thailand.

When: Thailand bagian selatan memang terkenal dengan kondisinya yang lembab dan sering hujan. Hindari berkunjung di bulan April hingga Oktober, karena kerap terjadi hujan lebat disertai petir.

Why: Bukan hanya bermain air, kalian juga bisa berenang dengan ikan-ikan yang ada di Air Terjun Erawan. Selain itu, kalian juga bisa menelusuri 4 gua yang berada di Taman Nasional Erawan, yaitu Gua Mi, Gua Rua, Gua Wang Bahda, dan Gua Phartat. Di bagian utara taman nasional tersebut, adapula bukit bernama Khao Nom Nang yang dapat kalian daki.

________

Baca Juga: Destinasi Aneh yang Patut Jadi Tujuan Kalian Selanjutnya

_______

How: Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Internasional Don Mueang, Thailand, harga tiket berkisar dari Rp. 1.200.000 hingga Rp. 1.500.000 (pemesanan seminggu sebelum keberangkatan; harga selalu berubah). Setelah sampai di Bandara Don Mueang, kalian bisa melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Kanchanaburi dengan harga tiket sekitar Rp. 45.000. Di terminal Kanchanaburi, kalian harus naik bus lagi menuju Taman Nasional Erawan, dan memakan biaya sebesar Rp. 15.000.

Foto: Indochinaexplorers

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *