Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng memang paling terkenal. Suhu dingin yang bahkan bisa mencapai di bawah 10 derajat celcius akan menyambut kamu dengan penuh rayuannya.

Sepanjang perjalan, kamu akan menemukan banyak hal. Selepas dari basecamp untuk perizinan mendaki, jalur awal masih berupa perkampungan dan jalan bebatuan yang bisa dilalui motor.

Saat jalan bebatuan selesai kamu taklukan, pendakian akan lanjut ke jalur tanah yang dikelilingi areal persawahan. Banyak pos bayangan berupa warung yang bisa kamu jadikan tempat untuk beristirahat sejenak. Di sepanjang jalur ini, sudut pandang luas, kamu langsung dapat melihat Dieng secara keseluruhan, termasuk Telaga Warna. Kamu juga akan menemukan banyak Bunga Daisy yang menghiasi kiri-kanan jalur.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Selain terkenal dengan pemandagan sunrise-nya, Gunung Prau yang terletak di Wonosobo juga memiliki daya tarik lain, yaitu Bunga Daisy. Para pendaki yang hendak menuju puncak Prau akan disuguhkan pemandangan hamparan bunga ini disepanjang perjalanannya.

Tak memakan waktu lama, kontur jalur akan sedikit berubah. Jalur menjadi lebih lebar, namun lebih terjal dan lebih berdebu. Lama pendakian pada tiap orang berbeda, tergantung kondisi orang itu sendiri. Umumnya, pendakian Gunung Prau hanya memakan waktu 3-4 jam.

Sesampainya di puncak, kamu dapat memilih spot untuk mendirikan tenda. Puncak Gunung Prau berupa seperti areal perbukitan yang tak banyak dihuni pepohonan. Jika tidak pandai-pandai memilih spot, kamu akan merasakan kencangnya angin di Puncak Prau yang dapat membuat tendamu compang-camping.

 

SUNRISE GUNUNG PRAU:

Gunung Prau terkenal akan panorama sunrise-nya. Bahkan, Prau diklaim sebagai spot sunrise terbaik di Asia Tenggara. Menurut pengalaman pribadi, pemandangan di atas Gunung Prau di kala pagi memang ajaib. Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro yang menjadi ikon panorama Prau terlihat begitu kokoh dilatarbelakangi langit dengan gradasi warna yang menakjubkan.

Berikut beberapa foto sunrise di Gunung Prau:

TIPS MENDAKI GUNUNG PRAU:

Pendakian Gunung Prau memang tidak memakan waktu banyak. Tapi, bukan berarti harus disepelekan. Ada beberapa tips yang ingin Gloob! sampaikan ke kami berdasarkan pengalaman, yakni:

  • Bawa air yang cukup, setidaknya 3-4 botol 1 liter.
  • Gunakan masker atau buff. Jalur pendakian sangat berdebu, dan bisa membahayakan kondisi jika kamu terlalu banyak menghisap debu.
  • Persiapkan peralatan penghangat dengan baik. Mantel, sleepingbag, hingga matras wajib ada di tas kamu. Ingat, suhu di Prau sangat dingin, bahkan di musim tertentu, puncak Prau dipenuhi dengan serpihan es.
  • BAB dari bawah. Bagi kamu yang tidak biasa BAB bukan di kamar mandi, sekedar info, belum ada kamar mandi di puncak Prau. Kamar mandi terdekat membutuhkan kurang lebih 1 jam berjalan kaki. Jadi, kamu tau apa yang harus kamu lakukan.
  • Berburu spot. Seperti yang tadi dibilang, puncak Prau berupa areal perbukitan yang luas dan lapang. Kamu dapat berburu spot dengan sudut pandang terbaik yang ada di sana. Spot favorit Gloob! ada di belakang area camping, lebih tepatnya di jalur awal saat kamu sampai di puncak. Ada bukit tertinggi di belakang area camping. Dengan kata lain, sudut pandang dari spot itu adalah yang terluas dibanding spot-spot lainnya.

 

MISTERI GUNUNG PRAU:

Cukup banyak pendaki percaya bahwa Gunung Prau menyimpan aneka misteri. Salah satu yang paling terkenal adalah asal muasal nama Prau. Menurut kepercayaan warga sekitar, Gunung Prau memiliki nama lain yaitu Gunung Mayit, atau mayat. Jika dilihat secara seksama, bentuk Gunung Prau menyerupai mayat yang tengah berbaring.

Selain itu, masih ada beberapa misteri Gunung Prau lainnya:

  • Pintu gaib: Di salah satu sisi puncak gunung, tepatnya di area sabana, terdapat beberapa pohon yang tumbuh membentuk formasi kotak. Area ini disebut Oyot Rimpang, dan diyakini sebagai pintu masuk menuju alam lain. Siapa pun yang masuk ke pintu itu akan terjebak dan tak akan bisa kembali ke dunia.
  • Ritual untuk Dewa: Dipercaya Gunung Prau merupakan tempat bersemayam Dewa hingga kini. Di waktu tertentu, mereka turun ke bawah, bergabung dengan masyarakat sekitar dalam bentuk manusia. Ritual potong rambut gimbal yang tersohor itu digadang-gadang memiliki keterkaitan dengan turunnya para Dewa.
  • Rintihan merayu: Tidak jarang pendaki yang mendengar suara rintihan ketika di puncak Gunung Prau. Hal ini kerap kali dikaitkan dengan perilaku. Pendaki yang tidak menjaga alam, berbicara menggunakan kata-kata kasar, berisiko tinggi dihampiri suara rintihan tersebut.

 

TEMPAT WISATA BERDEKATAN DENGAN GUNUNG PRAU:

Terdapat beberapa tempat wisata yang berjarak tidak jauh dari lokasi pendakian Gunung Prau via Patak Banteng. Kamu dapat mengunjungi tempat-tempat ini hanya dengan menyewa ojek atau motor harian. Beberapa tempat tersebut, yakni:

Telaga Warna: Sebuah telaga atau danau berwarna hijau tosca yang masih dikelilingi hutan rimbun. Kamu bisa melihat telaga ini saat mendaki Gunung Prau.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Telaga Warna, Foto: KSM Tour

Gua Semar: Dengan luas kurang lebih 4 meter, gua ini menjadi tempat bertapa banyak raja Jawa, termasuk mantan presiden Soeharto.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Gua Semar, Foto: Indonesia Kaya

Batu Pandang: Masih dalam kawasan Telaga Warna. Bukit Pandang merupakan sebuah spot di ketinggian dan dihiasi bebatuan yang memungkinkan kamu melihat Telaga Warna beserta area Dieng lainnya dari sudut pandang yang luas.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Batu Pandang, Foto: Tripadvisor

Candi Bima: Candi berukuran kecil, terletak sedikit lebih jauh dibanding Batu Pandang, dan arsitekturnya menyerupai candi-candi India.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Candi Bima, Foto: Situs Budaya

Candi gatotkaca dan Candi Sembadra: Serupa dengan Candi Bima, namun letak kedua candi ini adalah yang paling jauh dari spot utama Telaga Warna.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Candi Gatotkaca, Foto: Wikipedia

Museum Kailasa: Lokasinya berdekatan dengan Candi Gatotkaca dan Sembadra. Museum Kailasa berisi aneka arca dan benda-benda peninggalan purbakala yang ditemukan di dataran Dieng.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Museum Kailasa, Foto: Indonesia Kaya

Kawah Sikidang: Berlokasi di selatan Telaga Warna, dan cukup berjarak dari spot utamanya. Kawah Sikidang merupakan sebuah area yang dipenuhi aneka kawah yang masih mengeluarkan asap.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Kawah Sikidang, Foto: IpnuJateng

Telaga Merdada: Kamu bisa mendirikan tenda dan menginap di sini, karena area Telaga Merdada tergolong lebih luas dibanding Telaga Warna. Bahkan, pihak pengelola juga menyediakan perahu kayak yang dapat kamu sewa untuk mengelilingi telaga.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Telaga Merdada, Foto: Indonesia Kaya

WAKTU TERBAIK MENDAKI GUNUNG PRAU:

Juni, Juli, dan Agustus digadang-gadang sebagai bulan baik untuk mendaki ke Gunung Prau. Hal itu dikarenakan Prau tengah berada pasa suhu terendahnya, yang bahkan bisa mencapai 0 derajat celcius. Namun, untuk memastikan, kamu dapat memeriksa perkiraan cuaca BMKG beberapa waktu sebelum kamu berangkat ke Prau.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Milky Way di puncak Prau/Dewa Aji Panggalih

CARA KE GUNUNG PRAU, WONOSOBO:

Untuk ke Gunung Prau dari Jakarta dan sekitar, terdapat 2 pilihan transportasi: bus dan kereta. Khusus untuk kereta, kamu mau tak mau harus berhenti di Stasiun Purwokerto dan melanjutkan lagi perjalanan menggunakan bus. Ujungnya sama-sama naik bus. Lebih disarankan untuk naik bus sedari awal. Lebih praktis dan lebih hemat budget.

  • Harga bus dari Jakarta dan sekitarnya ke Wonosobo: Dikisaran Rp. 100.000 non-akhir pekan, pemesanan seminggu sebelum keberangkatan, dengan waktu tempuh kurang lebih 12 jam.
  • Harga kereta dari Jakarta ke Stasiun Purwokerto: Dikisaran Rp. 190.000 non-akhir pekan, pemesanan seminggu sebelum keberangkatan, dengan waktu tempuh sekitar 6 jam.
  • Harga bus dari Purwokerto ke Wonosobo: Sekitar Rp. 80.000 di hari biasa, kelas eksekutif, pemesanan seminggu sebelum keberangkatan, dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam.

Sesampainya di Wonosobo, kamu akan banyak ditawari jasa angkutan mini bus langsung menuju ke Patak Banteng. Harga yang ditawarkan dapat berganti-ganti, tergantung musim liburan atau tidak, namun umumnya berkisar di Rp. 20.000-Rp. 40.000/orang.

pendakian gunung prau, cara, biaya, tiket masuk, dieng, basecamp, suhu, misteri, sunrise
Suasana sore berkabut di puncak Gunung Prau/Dewa Aji Panggalih

TIKET/BIAYA MASUK GUNUNG PRAU, WONOSOBO:

Terdapat 2 biaya atau tiket masuk yang harus kamu bayar sebelum mendaki Gunung Prau. Pertama adalah tiket masuk kawasan sebesar Rp. 10.000, dan tiket masuk untuk mendaki Gunung Prau yang juga sebesar Rp. 10.000.

Jika kamu mau ke kawasan wisata lain yang masih berdekatan dengan Prau, maka ada biaya lagi yang harus kamu bayar. Berikut rincian harga tiket masuk:

  • Tiket Candi Arjuna: Rp. 7.500
  • Tiket Kawah Sikidang: Rp. 7.500
  • Tiket Dieng Theatre: Rp. 4.000
  • Tiket Batu Pandang: Rp. 10.000
  • Tiket Telaga Warna: Rp. 15.000
  • Tiket Bukit Sikunir: Rp. 10.000
  • Tiket Dieng Waterpark: Rp. 30.000
  • Tiket Bukit Scotter: Rp. 5.000
  • Tiket Kawah Sileri: Rp. 5.000
  • Tiket Sumur Jalatunda: Rp. 5.000

Di Dieng juga tiap tahunya digelar sebuah festival besar, yang diisi aneka penampilan seni dan kebudayaan. Biaya atau tiket masuk Dieng Festival, per orang harus membayar Rp. 300.000. Pemesanan tiket Festival Dieng akan lebih baik dilakukan jauh sebelum acara digelar.

Jika kamu membawa teman dari luar negeri, maka biaya yang dikenakan akan berbeda. Seandainya kamu mau tau berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk turis asing, tulis di kolom komentar, ya. Nanti rinciannya akan dikirim via email.

Baca juga: 

Penulis: Dewa

3 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *