Mengenal Permata Asia: Kota Tua

Dulunya, kawasan Kota Tua Jakarta merupakan pusat perdagangan untuk Benua Asia.

Memiliki julukan “Permata Asia” dan “Ratu Dari Timur” karena lokasinya yang sangat strategis dan sumber dayanya melimpah, kawasan wisata Kota Tua Jakarta terbentang sepanjang 1,3 kilometer persegi. Ada 3 tempat yang memiliki keterkaitan dengan sejarah kota tua namun kini telah dihancurkan, yakni Benteng Batavia, Gerbang Amsterdam, dan Trem Batavia.

wisata kota tua jakarta, fakta kota tua, rekomendasi wisata jakarta, wisata sejarah jakarta, sejarah kota tua jakarta, biaya masuk kota tua

________

Baca juga: Belajar Kesederhanaan Dari Budaya Sunda

________

 

Dari latar belakang itulah kawasan wisata Kota Tua Jakarta begitu menarik di mata wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain memiliki akses yang mudah, untuk memasuki kawasan tersebut juga tanpa biaya, alias gratis. Wisatawan bisa masuk pada hari apapun dan jam berapapun. Jika ingin mengetahui sejarah dan beragam cerita yang ada di kawasan wisata Kota Tua Jakarta, wisatawan juga dapat menyewa pemandu wisata yang berada disana.

Penulis: Harry Ferdiansyah

wisata kota tua jakarta, fakta kota tua, rekomendasi wisata jakarta, wisata sejarah jakarta, sejarah kota tua jakarta, biaya masuk kota tua

 

 

 

 

____________________________________________________________

Masjid Dian Al-Mahri, Ikon Pariwisata Kota Depok

Teks & foto: Dewa Aji Panggalih

Masjid Dian Al-Mahri atau orang kebanyakan nyebutnya Masjid Kubah Emas merupakan salah satu ikon pariwisata paling diincar bagi siapapun yang hendak melancong ke kota Depok.

Masjid popular yang memiliki kubah berlapis emas ini terletak di Kecamatan Lio, Depok, Jawa Barat. Kawasan seluas 50 hektare ini sebenernya udah dibeli Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid selaku pendiri Masjid Kubah Emas sejak tahun 1996, tapi pembangunan masjid itu sendiri baru dimulai pada tahun 2001 dan selesai pada akhir tahun 2006.

________

Baca juga:Kek Lok Si, Kuil Terbesar di Malaysia

________

wisata kota tua jakarta, fakta kota tua, rekomendasi wisata jakarta, wisata sejarah jakarta, sejarah kota tua jakarta, biaya masuk kota tua

Nggak nanggung-nanggung, masjid ini mampu menampung sebanyak 20.000 jemaah, bahkan masjid ini juga diklaim sebagai masjid termegah di Asia Tenggara. Nggak cuma nyaman disinggahi, wisata andalan kota Depok Masjid Dian Al-Mahri ini juga memiliki beragam makna yang terkandung dalam setiap bagian desain arsitekturnya.

Masjid Dian Al-Mahri atau Masjid Kubah Emas ini memiliki satu kubah utama dan 4 kubah kecil disekelilingnya. Masing-masing kubah dilapisi emas setebal 2-3 milimeter, dan terdapat mozaik kristal. Menariknya, ada beberapa kemiripan yang dimiliki masjid ini dari segi arsitektur, contoh: bentuk kubah. Bentuk kubah utama Masjid Dian Al-Mahri, kalo kalian perhatiin, mirip banget sama Taj Mahal, India. Bedanya, Taj Mahal kubahnya berwarna putih, bukan emas. Di sisi lain, ada unsur arsitektur klasik-elegan khas Eropa, yang emang sengaja diterapkan melalui lampu gantung yang diimpor langsung dari Italia. Kerennya, berat lampu itu sampai 8 ton! Wow, gimana bawanya, ya?

wisata kota tua jakarta, fakta kota tua, rekomendasi wisata jakarta, wisata sejarah jakarta, sejarah kota tua jakarta, biaya masuk kota tua

________

Baca juga: Masjid Omar Ali Saifuddin: Keanggunan Islam di Brunei Dalam Satu Tempat

________

Masjid Kubah Emas memiliki banyak filosofi dalam bangunannya. Sebagai penggambaran bahwa seorang imam itu bijak, yang dipercaya banyak makmum untuk memimpin ibadah, di atas tempat imam terdapat relief hiasan yang terbuat dari emas 18 karat. Lima kubah tadi juga menggambarkan rukun Islam, sedangkan enam menara disekitarnya menggambarkan rukun iman.

Berperan sebagai ikon wisata Kota Depok sekaligus monumen keagamaan termegah di Asia Tenggara, Masjid Dian Al-Mahri terus bebenah dan menjaga kesempurnaan yang telah dimiliki. Meskipun aksesnya dibuka untuk umum dan banyak yang datang hanya untuk melihat, tapi tetap perlakukanlah Masjid ini selayaknya tempat ibadah, dimana pakaian dan perilaku harus sangat dijaga. So, have a great day, Gloobers!

wisata kota tua jakarta, fakta kota tua, rekomendasi wisata jakarta, wisata sejarah jakarta, sejarah kota tua jakarta, biaya masuk kota tua

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *