Tam Coc, Negeri Dongeng dari Vietnam

Tam Coc ini sebenarnya terkenal karena gua-gua yang berada di gunung Karst, tapi di luar itu, pemandangan yang hijau nan asri disertai sungai kecil yang menjadi ‘jalur transportasi’ disana memang nilai lebih yang ada di salah satu destinasi andalan Vietnam ini.

________

Baca juga: 4 Kawasan Wisata Mudah, Murah, Indah

________

Gua-gua yang ada dalam kawasan Tam Coc adalah Hang Ca, Hang Hai, dan Hang Ba, yang mana untuk mencapai gua-gua tersebut kalian harus menyusuri sungai Ngo Dong menggunakan perahu. Seru banget, kan? Selain pegunungan karst, selama perjalanan menuju gua, kalian juga akan disuguhkan hijaunya ladang padi. Sangat luas dan sangat menyegarkan pikiran. Di dekat Tam Coc juga terdapat Bich Dong, kompleks pagoda yang telah berdiri sejak tahun 1428.

Foto: alotrip.com

When: Kalian bisa datang kapan saja. Namun, jika kalian ingin melihat aktvitas di ladang padi, datanglah di bulan September; atau, kalian bisa datang di bulan Mei agar dapat melihat kupu-kupu yang sangat banyak berkeliaran disana.

Where: Tam Coc terletak di bagian utara Vietnam, lebih tepatnya di Kota Ninh Binh.

________

Baca juga: Ini Cara Sebenarnya Bikin Itinerary

________

Why: Tam Coc masuk dalam Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, yang tentu saja memberikan kita petunjuk bahwa tempat ini akan menyuguhkan banyak pengalaman dan hal-hal seru apabila kita menjelajah ke dalamnya.

How: Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menuju Bandara Noi Bai, Hanoi, Vietnam, harga rata-rata tiket pesawat berkisar Rp 1.500.000 hingga Rp. 2.500.000 (pemesanan dari seminggu sebelum keberangkatan; harga selalu berubah). Setelah sampai di Bandara Noi Bai, kalian bisa melanjutkannya menggunakan kereta, yang langsung menuju Ninh Binh, dengan harga tiket berkisar Rp. 70.000 hingga Rp. 80.000. Lalu, agar lebih puas berkeliling, kalian bisa menyewa sepeda motor untuk menuju Tam Coc dari stasiun Ninh Binh. Harga sewa satu motor sekitar Rp. 200.000/hari.

Penulis: Faizal Satrio

 

 

_________________________________________________________

Sa Pa, Surga Petualangan Khas Vietnam

Penulis: Dewa Aji Panggalih

Cari destinasi baru di Vietnam? Berarti Sa Pa jawabannya. Sebenarnya sih bukan baru, cuma jarang didengar aja. Sa Pa adalah sebuah kota kecil yang terletak di sebelah barat laut Vietnam. Jaraknya 350 km dari Hanoi.

Sa Pa memiliki panorama dan sensasi petualangan bernuansa alam khas Vietnam. Kebudayaan dan tradisi yang masih dipegang masyarakat Sa Pa menjadi suatu nilai lebih bagi pengunjung. Selain itu, di Sa Pa juga terdapat Gunung Fansipan, yang memiliki ketinggian 3143 mdpl, dan menjadi solusi favorit wisatawan yang haus panorama pegunungan. Bagi kalian yang gemar berpetualang, Sa Pa sangat wajib kalian masukan dalam list destinasi selanjutnya, karena disana memang terkenal sebagai ’surganya’ aktifitas outdoor.

________

Baca juga: Suguhan Petualangan Dari Tanah Thailand

_________

When: Mei hingga Oktober

Why: Banyak aktifitas outdoor yang dapat dilakukan di Sa Pa seperti mountain biking, hiking, dan climbing. Persoalaan belanja, di jalanan sekitar Sa Pa banyak penjaja suvenir yang dapat kalian temui. Barang yang disuguhkan pun beraneka ragam, namun yang wajib kalian bawa pulang adalah kerajinan berupa rajutan kain bermotif khas Sa Pa.

________

Baca juga: Tantang Serunya Arung Jeram Terbaik Sukabumi

________

How: Dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, harga rata-rata tiket pesawat berkisar Rp 1.500.000 hingga Rp. 2.500.000 (pemesanan dari seminggu sebelum keberangkatan; harga selalu berubah). Untuk melanjutkan perjalanan dari bandara, Gloob! menganjurkan kalian untuk menggunakan moda transportasi bus, atau yang biasa disebut Open Bus. Open Bus adalah angkutan umum yang memiliki jalur membelah dari kota paling ujung Vietnam, Hanoi, hingga ke kota ujung lainnya, Saigon/Ho Chi Minh. Selain dibandrol dengan harga murah—berkisar 15 sampai 20 USD— kalian juga bisa berhenti di setiap ‘pit stop’ bis tersebut, lalu melanjutkannya esok hari tanpa harus membeli tiket kembali. Namun, kalian harus melakukan reservasi ulang sebelum melanjutkan perjalanan kalian menggunakan Open Bus tadi, seenggaknya sehari sebelum keberangkatan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *