Trinity dan Minat Baca Milenial

Sekilas bincang bareng Trinity, sosok di balik serunya buku The Naked Traveler ini mungkin akan membantu kalian memahami betapa luasnya dunia dan pentingnya traveling. Agak nggak nyambung, tapi intinya gitu lah.

Tags: Trinity the Nekad Traveler, Trinity traveler

Sejak kapan suka nulis?

Tulisan pertama? Aku suka nulis dari umur 6 tahun, dan aku juga (sudah) suka jalan-jalan. Itu kenapa bikin travel blog atau jadi travel writer, karena menulis dan jalan-jalan adalah strenght yang aku punya. Aku dari kecil dibiasain nulis karena dikasih diary oleh orang tua. Mungkin karena itupula aku jadi nulis blog, seperti mindahin tulisan diary jadi online.

 

Traveling dulu lalu membuat buku atau sebaliknya?

Buat aku, traveling itu adalah hidup. Setiap aku traveling, aku ngga pernah menargetkan akan ditulis kecuali disponsorin. Ngga semua tempat bisa ditulis, jadi memang yang berkesan dan unik aja yang aku tulis. Setiap aku traveling kebanyakan atas dasar pergi-pergi aja, ngga pernah ditargetkan jadi buku. Apa adanya aja.

Tags: Trinity the Nekad Traveler, Trinity traveler

Ada rencana menulis tema yang lain?

Sebelumnya aku pernah bikin dengan tema lain, tapi anthology, ya. Tentang travelog, cinta-cintaan, horror, dan itu semua benang merahnya masih tentang traveling. Bukan karena ngga pengen keluar tema, cuma aku merasa itu adalah keahlian aku.

 

Blog sudah kurang diminati, ada pendapat?

Bukan hanya blog, ya, tapi pada dasarnya anak zaman sekarang ngga bisa baca. Mau dalam bentuk printed, blog, mereka ngga bisa spend time lama untuk membaca. Memang dunia ini sudah berubah. Buku pun aku juga mengalami pengurangan pembaca, terus blog juga begitu, traffic-nya semakin turun. Apalagi sekarang banyak portal-portal berita yang bikin cerita pendek-pendek dengan judul yang heboh. Kalau pun anak-anak zaman sekarang punya blog, isinya adalah perpanjangan Instagram-nya aja, yakni foto dengan caption.

Karena time spent orang untuk membaca itu berkurang, orang menulisnya jadi berkurang, ‘kan. Basically, orang bisa menulis karena dia banyak membaca. Aku khawatir semakin lama kedepannya, penulis jadi semakin berkurang. Aku bersyukur, justru dedikasi dan kerja kerasku selama 12 tahun berbuah hasil. Memang aku melakukannya itu berdasarkan passion, karena aku suka. Sampai sekarang aku masih amaze bahwa 12 tahun punya blog dan masih terus aktif. Sementara, orang-orang lain melakukan hanya karena ikut keren, punya travelog supaya bisa jalan-jalan gratis. Motivasi begitulah yang membuat mereka malah justru provoked oleh perkembangan zaman.

Tags: Trinity the Nekad Traveler, Trinity traveler

Buat yang mau tau kenapa ‘Naked’ di buku berubah jadi ‘Nekad’ di film dan bagaimana Trinity memandang film yang mengangkat kisahnya tersebut, baca wawancara lengkapnya di majalah Gloob! edisi ke-6. Link download di bawah ini:

Download majalah Gloob! edisi ke-6

Tags: Trinity the Nekad Traveler, Trinity traveler

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *