Kamu mungkin masih bingung dan agak asing sama Museum Sendang Mas ini. Tapi, percayalah, menurut Gloob!, museum ini wajib banget kamu singgahi saat kamu lagi liburan di Banyumas.

Museum Sendang Mas adalah sebuah museum wayang yang terletak tepat di pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas, lebih tepatnya di Jl. Gatot Subroto, No. 1, Kabupaten Banyumas.

Museum sendang mas, banyumas, harga tiket masuk, fakta
Alat musik yang dari dulu digunakan untuk mengiringi pagelaran wayang.

Museum ini tergolong tua, karena telah dibangun sejak 31 Desember 1982. Meskipun banyak tokoh wayang yang ditampilkan pada museum ini, namun yang menjadi sorotan utama di Sendang Mas adalah tokoh Bawor.

Bawor adalah tokoh yang akrab dengan masyarakat Banyumas, karena Bawor dianggap sebagai wayang representatif sifat warga Banyumas yang apa adanya, jujur, bertanggung jawab, dan juga terbuka.

Selain itu, ada pula perangkat kesenian musik tradisional yang sudah ada sejak zaman Majapahit, yaitu Gamelan Sekaten. Sangat banyak jenis wayang dan maknanya yang berbeda-beda, seperti wayang yang menggambarkan Walisongo: Dawala, Bagong, Bagal Buntung, Gareng, Cungkring, Curis, Bitarota, dan Ceblok.

Wayang yang ada di Sendang Mas ini sangatlah beragam, dan salah satu yang paling unik adalah Wayang Suluh. Sesuai namanya, Wayang Suluh kerap digunakan untuk memberikan penyuluhan untuk warga Banyumas, terutama saat masa perjuangan kemerdekaan.

Museum sendang mas, banyumas, harga tiket masuk, fakta
Beberapa koleksi wayang yang ditampilkan di bagian depan Museum Sendang Mas, Banyumas.

Wayang ini juga menekankan pesan-pesan positif guna memberikan aura yang juga positif kepada masyarakat luas. Wayang Suluh dibuat oleh Jawatan Penerangan RI sekitar tahun 1947. Wayang ini merupakan bentuk pengembangan dari Wayang Wahana yang telah dibuat oleh RM Soetarto Hardjowahono dari Solo pada tahun 1920.

Biaya/harga tiket masuk Museum Sendang Mas, Banyumas:

Mungkin penjaganya salah kasih harga. Waktu tim Gloob! ke Museum Sendang Mas, per-orang hanya dikenakan biaya Rp. 1.000. Anehnya, museumnya sepi banget. Banyak anak SMA di depan museum ini, tapi bukan buat baca-baca apalgi ngerawat pajangan, mereka di situ hanya sekedar ngerokok.

Baca juga: Bukit Dengan Pemandangan Menakjubkan, Tak Jauh Dari Banyumas

Download dan baca selengkapnya di freemagz Gloob! pada link ini:

Majalah Gloob! edisi VI

 

Teks & foto: Dewa Aji Panggalih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *