Meramal Kesehatan, Karir, dan Jodoh di Vihara Buddhayana Burung Mandi?

Berbicara tentang Belitung, memang nggak akan pernah lepas dari kaitannya dengan banyaknya vihara.

Salah satu yang paling terkenal adalah Vihara Buddhayana Burung Mandi. Nama tersebut diperoleh karena keberadaan Vihara Buddhayana yang terletak persis di Gunung Burung Mandi. So, vihara ini bukan cuma sakral, tapi juga memiliki pemandangan yang menakjubkan.

wisata belitung, wisata sejarah belitung, wisata budaya belitung, wisata anti mainstream belitung, wisata terbaru belitung, wisata vihara buddhayana burung mandi, biaya ke belitung, cara ke belitung, backpacker ke belitung, traveling ke belitung

Mudah dan Dekat

Nggak terlalu susah untuk melacak keberadaan vihara ini, apabila kalian ingin berkunjung kesana. Vihara ini tepatnya berada di Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur. Vihara Buddhayana atau Pantai Burung Mandi, karena sebenarnya vihara ini berada cukup dekat dengan pantai tersebut.

Berada pada dataran yang cukup tinggi, dari vihara ini kalian juga dapat melihat panorama laut pantai Burung Mandi yang sangat memesona. Tapi, kalian terlebih dahulu harus menaiki tangga untuk mencapai puncaknya. Vihara ini juga diklaim sebaga vihara tertua di Belitung, bahkan terbesar. Umur vihara ini juga sudah melebihi dua abad, atau lebih tepatnya telah ditemukan sejak tahun 1747.

________

Baca juga: Destinasi Wisata Unggulan Belitung: Pulau Lengkuas

________

Tokoh Utama

Vihara Buddhayana Burung Mandi juga dikenal dengan sebutan lain, yakni Vihara Dewi Kwn Im. Menurut kepercayaan warga sekitar, Dewi Kwan Im kerap bersembahyang di atas batu Kon Im, sebuah tempat beribadah paling besar di lokasi tersebut. Salah satu kepercayaan lain yang kuat dipegang mereka yang beribadah di tempat ini adalah, segala doa dan keinginan yang dipanjatkan dapat diwujudkan dengan cepat.

wisata belitung, wisata sejarah belitung, wisata budaya belitung, wisata anti mainstream belitung, wisata terbaru belitung, wisata vihara buddhayana burung mandi, biaya ke belitung, cara ke belitung, backpacker ke belitung, traveling ke belitung

Berawal dari Patung

Bicara tentang cerita pembangunannya, Vihara Buddhayana Burung Mandi ini memiliki latar belakang sejarah yang unik. Dahulu, ada seorang nelayan yang menemukan sebuah patung, dan ternyata patung itu adalah patung Buddha Bodhisattva. Patung tersebut ditemukan di kawasan pantai yang sekarang diberi nama Pantai Burung Mandi, dalam keadaan setengah tenggelam ke pasir. Berita penemuan patung itu semakin menyebar luas, membuat masyarakat sekitar percaya bahwa hal tersebut merupakan kehendak Yang Kuasa dalam melindungi mereka dari roh-roh jahat. Pembangunan vihara ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya masyarakat dalam meningkatkan iman juga mengusir berbagai hal buruk yang mungkin akan terjadi padanya.

________

Baca juga: Pacu Adrenalin di Open Pit Bukit Kik Karak

________

Ramalan Legendaris

Salah satu hal paling menarik dan sangat terkenal yang ada di Vihara Buddhayana Burung Mandi adalah ramalan. Yap, kalian bisa meramal diri kalian sendiri disana. Turis asing dari berbagai negara juga pernah melakukannya. Ada prosedur dan teknik yang harus kalian lakukan terlebih dahulu. Ada sebuah ruangan yang memang dikhususkan untuk melakukan ramalan tersebut. Kalian bisa menanyakannya ke penjaga untuk diantar kesana. Ada dua cara untuk melakukan ramalan: Pertama, kalian harus mengocok 61 batang bambu di gelas yang bertuliskan angka. Setelah dikocok secara teratur, sendirinya akan ada satu batang bambu yang keluar dari gelas. Kedua, kalian harus melempar sepasang batu ke lantai. Apabila dari kedua batu tersebut ada yang tertutup dan ada yang terbuka, maka Dewi Kwan Im bersedia meramal kalian, dan kalian boleh mengambil Ciam Si, sebuah kertas berisi ramalan. Kertas ramalan tersebut harus diambil sesuai dengan angka yang telah diperoleh pada cara pertama.

Masih banyak hal menarik yang menjadi alasan Gloob! untuk mewajibkan kalian mengunjungi destinasi yang satu ini. Langsung aja cek di majalah Gloob! edisi ke-7, pada link di bawah:

Teks & foto: Dewa Aji Panggalih

wisata belitung, wisata sejarah belitung, wisata budaya belitung, wisata anti mainstream belitung, wisata terbaru belitung, wisata vihara buddhayana burung mandi, biaya ke belitung, cara ke belitung, backpacker ke belitung, traveling ke belitung

Baca atau Download Majalah Gloob! edisi VII

 

wisata belitung, wisata sejarah belitung, wisata budaya belitung, wisata anti mainstream belitung, wisata terbaru belitung, wisata vihara buddhayana burung mandi, biaya ke belitung, cara ke belitung, backpacker ke belitung, traveling ke belitung

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *