Ngelihat Sisi Terhijau Sukabumi Dari Tebing Panenjoan

“Amfiteater alam raksasa yang direncanakan pemerintah untuk tercatat sebagai UNESCO Global Geopark,”

Masuk dalam kawasan Ciletuh Geopark, tebing ini menampilkan sisi terhijau kabupaten Sukabumi bagian selatan. Kokoh berdiri di ketinggian 250 m di atas permukaan laut, Tebing Panenjoan adalah amfiteater alam raksasa yang direncanakan pemerintah untuk tercatat sebagai UNESCO Global Geopark.

________

Baca juga: Melihat Malaysia Dari Ketinggian

________

 

Foto: Duddy Mulyawan

Kalian nggak perlu mempersiapkan peralatan yang rumit layaknya mendaki gunung, karena jalur menuju tebing ini sudah bisa diakses dengan kendaraan roda dua atau empat. Selain memiliki spot-spot yang instagramable, dari Tebing Panenjoan kalian juga bisa liat beberapa curug bahkan teluk Ciletuh dari kejauhan.

Untuk menuju Tebing Panenjoan menggunakan transportasi umum dari pusat kota Sukabumi, kalian harus beberapa kali menyambung angkutan. Dari terminal Sukabumi, naik angkot kuning 03 dan turun di terminal Lembur situ. Lalu, lanjut menggunakan bus menuju Surade.

Foto: Elect Sumardi

Dari Surade, kalian lanjut lagi menggunakan angkot merah yang menuju Taman Jaya. Setelah turun di Taman Jaya, kalian harus menyambungnya dengan ojek untuk sampai di Tebing Panenjoan. Nggak ada biaya yang harus kalian bayar untuk masuk ke Tebing Panenjoan. Namun, jika kalian membawa kendaraan pribadi, hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 3.000 (motor) dan Rp. 5.000 (mobil).

________

Baca juga: Ini Cara Membuat Perencanaan Liburan yang Sebenarnya

________

Lokasi: Ciletuh Geopark, Jl. Taman Jaya 4, Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.

Penulis: Faizal Satrio

Cari tau destinasi wisata lain di Sukabumi yang kerennya nggak kalah sama Tebing Panenjoan ini. Semuanya sudah terangkum dalam majalah Gloob! edisi ke-10, yang bisa kalian download secara cuma-cuma melalui link di bawah:

Download majalah Gloob! edisi ke-10

__________________________________________________________

Jajal Ketangguhan di Bukit Karang Numpang

Penulis: Fikri Ardiansyah

Destinasi ini mengharuskan kalian usaha untuk mencapai puncaknya, tapi dengan medan yang nggak terlalu berat.

Keadaannya jauh lebih asri dibanding Tebing Panenjoan, dimana puncaknya dihuni oleh tumbuhan ilalang dan tentunya bebatuan serupa karang yang terdapat di beberapa bagian bukit tersebut. Kalian harus mengikuti jalan setapak, melewati jalur yang memiliki kontur kurang rata, dengan beberapa area hijau yang dapat terlihat di sekeliling kalian.

________

Baca juga: Tips Bikin Liburan Jadi Lebih Jelas

________

Dari puncaknya, jika cuaca sedang cerah, kalian bisa melihat kemegahan Gunung Gede-Pangrango dan Gunung Salak. Juga, beberapa sisi Sukabumi yang padat berselimut kabut saat pagi menjelang. Buat kalian yang mau menginap, kalian bisa mendirikan tenda di areal puncaknya. Tapi, utamakan izin terlebih dahulu ke pihak pengelola.

_________

Baca juga: Biar Mendakinya Kuat, Coba Bawa Makanan Ini

_________

Lokasi: Desa Cibolang, Kecamatan Gunung Guruh, 30 menit dari pusat kota Sukabumi.

Biaya masuk: Rp. 3.000-Rp. 10.000.

Temukan petualangan lain yang tersaji di Sukabumi hanya dalam majalah Gloob! edisi ke-10. Download dan baca sepuasnya melalui link di bawah:

Download majalah Gloob! edisi ke-10.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *