Traveling dan kopi memang sulit dilerai. Mereka selalu berpadu dalam keselarasan yang penuh hikmat dan nikmat. Oke, itu lebay.

Salah satu kultur negara kita yang nggak pandang bulu, ya, ngopi. Mustahil orang Indonesia dilepaskan sama kopi. Akan semakin mustahil jika kopi tersebut disajikan bersamaan dengan si ajaib singkong goreng.

Dari Sabang sampai Merauke, hampir tiap daerahnya memproduksi kopi kualitas dunia. Bahkan menurut data sejumlah penelitian, produksi kopi Indonesia termasuk dalam 5 terbesar dunia.

fakta kopi untuk kesehatan

Yuk, ketahui berbagai fakta kopi untuk kesehatan ini

Saking melekatnya kultur ini, kadang bikin kita nggak tahu waktu untuk minum kopi. Salah satunya pas traveling. Jalan sedikit, ngopi. Duduk sebentar, ngopi. Hitam pekat pula.

Emang enak sih ngopi pas traveling, tapi musti tahu waktu dan batasan. Sebab, ngopi juga ada dampak buruknya bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Mau tahu apa saja bahaya kopi bagi kesehatan? Nih, simak:

1. Menyebabkan Maag

Kopi ternyata dapat menyebabkan maag, terutama bagi kamu yang sudah mempunyai masalah dengan lambung.

Eh, bukan berarti jika kamu nggak punya masalah dengan lambung, kamu nggak kena. Tetap berisiko!

Kandungan kafein dalam kopi tergolong tinggi dan kuat, sehingga berpotensi menimbulkan efek samping berupa gangguan kinerja lambung dan maag.

2. Bikin Lemes

Nah, ini dia. Awalnya kita berharap seger pas minum kopi, ternyata malah sebaliknya. Pernah merasa tiba-tiba lemes? atau badan kurang enak setelah mengonsumsi kopi? Kalo pernah, ya rasain.

Kenapa minum kopi bikin lemes? Alasannya, mineral dan vitamin sangat mudah terserap oleh kafein, sehingga cairan dalam tubuh kamu cepat berkurang.

3. Konsentrasi Terganggu

Dalam traveling, konsentrasi penuh sangat dibutuhkan, guna meminimalisir hal-hal yang nggak diinginkan. Urusan konsentrasi, kopi juga punya andil didalamnya.

Seperti yang sudah banyak disebutkan di atas, kafen merupakan salah satu zat yang paling banyak terkandung dalam kopi. Zat ini dapat memacu jantung berdegup lebih cepat dari biasanya. Detak jantung yang berdetak terlalu cepat terbilang kurang bagus, karena dapat menyebabkan konsentrasi kamu terganggu, atau mungkin hilang.

4. Susah Istirahat

Banyak yang bilang kalo kopi adalah penunda kantuk. Bener, sih. Gloob! kan tadi bilang, kopi mengandung kafein, dan itu menyebabkan jantung berdebar lebih cepat, sehingga rasa kantukpun dapat hilang.

Permasalahannya, saat traveling, kesehatan haruslah diperhatikan, dan istirahat yang cukup adalah dasarnya.

Gimana kamu mau traveling kalo badan kamu nggak fit? Satu hal yang perlu kamu ingat: kopi emang mampu menahan kantuk, tapi kopi nggak bisa memulihkan rasa letih kamu saat traveling.

Jadi, kapan dan berapa takaran aman untuk minum kopi?

Sebenarnya ini perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan kamu. Misalnya, kamu punya masalah yang lumayan parah pada perut, mungkin minum kopi bahkan segelas pun nggak dianjurkan, karena dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi.

Tapi, kalo memang kamu selama ini sehat-sehat aja, minum kopi 2 gelas sehari masih aman, kok. Para ahli menganjurkan, jumlah maksimal konsumsi kopi dalam sehari itu 4-5 gelas. Kalo lebih, ya, kamu bisa ngerasain beberapa dampak buruk kopi di atas.

Perihal waktu yang tepat minum kopi, tergantung kebiasaan atau gaya hidup kamu. Dikutip dari Healthline, untuk minum kopi di pagi hari, baiknya dilakukan 3 jam setelah kamu bangun tidur. Jangan baru melek langsung sruput kopi!

Sementara di malam atau sore hari, kamu nggak dianjurkan minum kopi terlalu dekat dengan jam tidur. Seenggaknya kamu musti kasih rentan waktu sekitar 6 jam, karena efek rangsangan kopi sendiri bisa bertahan di tubuh kamu hingga 3-5 jam. Jadi, kalo kamu biasa tidur jam 10 malam, sebaiknya jangan minum kopi setelah jam 4 sore.

Nah, itulah beberapa fakta kopi untuk kesehatan. Semoga dengan mengetahuinya, kamu bisa lebih hati-hati saat traveling. Kalo kamu punya pengalaman unik terkait kopi dan traveling, ceritakan di kolom komentar, ya.

Sumber:

  • Mayo Clinic (2018). Healthy Lifestyle. Caffeine: How Much is Too Much?.
  • Spritzler, F. Healthline (2017). 9 Side Effects of Too Much Caffeine.
  • Van De Walle. Healthline (2018). When Is the Best Time to Drink Coffee?

Baca juga: 

Penulis: Dewa

1
Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of
trackback

[…] Baca: Kopi dan Traveling ternyata nggak selalu akur, lho! […]