Horor, dalam konten berbentuk apa pun, memang bersifat menakutkan. Tapi, yang kita dapatkan tidak serta merta rasa takut saja. Ada sesuatu yang lain di balik itu dan justru membuat kita semakin tertarik untuk merasakannya lagi.

Horor seperti kekuatan magis yang diharapkan banyak orang. Semua hal yang berbau horor, hampir selalu laris dipasaran. Orang dengan senang hati menerimanya. Sebut saja konten YouTube, thread Twitter, hingga paket wisata, akan melulu dikonsumsi dengan lahap ketika ada elemen horor di dalamnya. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga dunia.

kontent horor, wisata horor, kenapa kita suka film horor
Ilustrasi: WorldTopTop

Pertanyaannya, kenapa horor yang memang sudah dari sananya bersifat menakutkan, bahkan tak sedikit hingga menciptakan sugesti yang aneh-aneh, masih menjadi idola masyarakat banyak?

Setidaknya ada 4 alasan mengapa kita amat menyukai sesuatu yang bernuansa horor.

1. Bertambahnya emosi positif

Seorang profesor dari Perdue University, Indiana, menjelaskan bahwasannya saat merasakan pengalaman horor, misalnya menonton film horor, detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan kita meningkat. Meski film telah selesai, rangsangan fisiologis tersebut masih terjadi di dalam tubuhmu, hanya saja kamu tidak menyadarinya.

Hal ini kemudian berpengaruh terhadap emosi positif yang kamu rasakan. Emosi positif itu bisa berasal dari tingkah lucu temanmu saat menonton film, atau obrolan mengenai alur film yang baru saja kamu tonton. Rangsangan fisiologis yang masih terjadi membuat emosi positif yang kamu rasakan menjadi lebih intensif.

Alhasil, bukannya sibuk memikirkan kejadian-kejadian yang menakutkan dalam film, kamu malah mengingat hal-hal seru yang terjadi sebelum, saat, atau setelah nonton film horor bersama kerabatmu.

2. Memberikan rasa takut yang nikmat

Memang sulit ditangkap nalar, tapi nyatanya banyak dari kita yang menikmati rasa takut yang keluar saat mengalami pengalaman horor. Sebuah penelitian yang dirilis tahun 2010 menemukan, alasan mengapa rasa takut dari pengalaman horor lebih ‘candu’ berkaitan dengan rasa aman yang muncul disaat bersamaan.

Contohnya, kamu sedang menonton film horor. Adegan dan karakternya menakutkan, jump scare-nya gila-gilaan, tapi disaat yang bersamaan, kamu sadar bahwa kamu tidak sedang mengalaminya. Kamu takut, tapi kamu tahu kamu aman. Nah, perasaan inilah yang kemudian memicu kamu untuk menonton film horor lagi dan lagi.

3. Tidak terjadi sehari-hari

Alasan lain mengapa sesuatu yang bernuansa horor begitu laku adalah, karena kita tidak merasakannya setiap hari. Menurut penelitian, hal ini menimbulkan kesan tersendiri, menjadikan hidup kita terasa lebih beda dan berwarna.

Lain ceritanya jika memang kamu pada dasarnya rajin bergaul dengan hantu. Dalam hal ini, besar kemungkinan kamu tidak akan tertarik dengan horor.

4. Menyenangkan

Mari gunakan lagi film horor sebagai contoh. Dalam film horor, kamu pasti tahu ‘kan ada adegan menegangkan, dan ada yang biasa saja. Nah, kamu mungkin tidak sadar, pergantian dari adegan menegangkan ke adegan biasa saja itulah yang menjadi momen di mana rasa senang muncul.

Saat adegan berubah, otak kamu merilis suatu hormon yang disebut dopamine. Salah satu tugas hormon ini adalah mengendalikan emosi. Dalam jumlah yang tepat, dopamine akan meningkatkan suasana hatimu. Hasilnya, kamu pun akan merasa lebih senang.

Penulis: Dewa

Baca juga:

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of