Lampu remang berkelap kelip menyinari seluruh orang yang siap beraksi di atas panggung Safari Club, Des Moines, Iowa. Corey Taylor muda terlihat begitu misterius dengan rambut panjang berwarna merah meski riasannya sederhana.

Lalu ketika pemain perkusi Shawn “The Clown” Crahan dan anggota band lain memainkan lagu pertama yang berjudul sama dengan nama bandnya,“Slipknot”, Corey menghentakkan kepalanya dengan energi yang amat kuat mengikuti derasnya beat. Itu adalah kali pertama Slipknot dengan Corey Taylor sebagai vokalis tampil di muka publik.

Aksi pertama Slipknot tersebut berlangsung pada tahun 1997. Kala itu Slipknot memainkan 11 lagu, termasuk dari album pertamanya Mate. Feed. Kill. Repeat (1996). Penamplinan Corey dan genk-nya yang masih amat muda itu memang sangat nikmat ditonton.

Lagu terbaik, Lagu Slipknot yang paling enak didengar

Singkat cerita, 9 tahun setelah aksi pertamanya dan setelah 5 kali masuk nominasi, Slipknot akhirnya mendapat penghargaan best metal performance dari ajang terkemuka yang kadang membingungkan, Grammy Award.  Dan kini, Slipknot sudah memiliki 11 album total, termasuk kompilasi, live album, dan yang terbaru yaitu We’re Not Your Kind yang rencananya akan dirilis pada 9 Agustus 2019 mendatang.

Saya pertama kali kenal band yang selalu menggunakan topeng ditiap aksinya ini sekitar tahun 2007. Saat itu saya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Kakak saya yang memiliki kemasan orang pintar dan mengenyam pendidikan di universitas negeri ternama gemar mengoleksi kaset pita. Agak unik, sepenglihatan saya, dibanding teman-temannya yang kebanyakan suka traveling atau membeli mobil jadul. Mungkin perihal ekonomi menentukan hobi.

Berbagai genre ia sikat. Dari mulai Sheilan On 7, Godbless, sampai Metallica ada di rak kasetnya. Tapi yang menarik perhatian saya yang masih lumayan lugu saat itu adalah sebuah kaset dengan kumpulan orang bertopeng seram di sampulnya.

Saya ambil kaset tersebut, lalu saya mainkan di pemutar kaset Sony kesayangan kakak dan ayah saya. Sebagaimana respon anak remaja tanggung kebanyakan saat mendengar riff-riff menyeramkan, saya langsung mematikannya lalu menaruh kembali kaset ke rak di mana saya mengambilnya.

Saya awalnya menduga bahwa musik seperti itu takkan pernah terdengar oleh telinga saya lagi. Tapi beberapa hari setelahnya, riff-riff menyeramkan itu menggentayangi kepala saya. Saat belajar di sekolah, saat nongkrong bareng teman sebaya, intro awal album Slipknot terus terngiang.

Hingga akhirnya di suatu siang di hari libur sekolah, saya ingat betul saya memperawani walkman yang dibelikan ayah di Pasar Kaget UI (Univ. Indonesia), hasil mengais selama seminggu penuh, dengan memutarkan kaset yang awalnya saya pikir berisi lagu hantu itu. Dan, berawal dari situlah saya memiliki ketertarikan kuat dengan Slipknot.

Lagu Slipknot yang enak dan perlu didengar

Kini, meski umur bertambah dan lingkungan silih berganti, Slipknot tak hentinya terputar di Spotify saya. Beberapa kaset dan CD-nya pun sudah mampu saya beli. Tapi, kenangan tetaplah kenangan.

Kakak saya sempat menghilangkan cukup banyak koleksinya, termasuk kaset Slipknot. Namun, beberapa waktu lalu saya dibantu teman berhasil mendapatkannya kembali. Bedanya, kini kaset tersebut tak ada di rak kakak saya, tapi justru di rak koleksi saya pribadi.

Lagu terbaik, Lagu Slipknot yang paling enak didengar

Dari puluhan lagu Slipknot yang pernah saya dengar, ada beberapa yang tak pernah bosan saya putarkan. Berikut adalah 5 lagu terbaik Slipknot yang paling enak didengar menurut saya:

1. People = Shit

Album: Iowa (2001)

Penggalan lirik: “Understand I can’t feel anything. It isn’t like I wanna sift through the decay. I feel like a wound like I got a fucking gun against my head. You live when I’m dead.”

2. Lech

Album: The Gray Chapter (2014)

Penggalan lirik: “Can I fill in the cracks of these feelings. With every terrible piece or maybe nothing at all? Selfishness, take credit for everything, what more could you ask for?”

3. Spit It Out

Album: Slipknot (1999)

Penggalan lirik: “Biggity-biggidy bitch boy, halfway houser. Don’t hear shit ‘cause I keeps gettin’ louder. Come up and you get a face full o’ tactic. Lippin’ off hard, goin’ home in a basket.”

4. Pulse of the Maggots

Album: Vol. 3: The Subliminal Verses

Penggalan lirik: “I fight for the unconventional. My right and it’s unconditional. I can only be as real as I can. The disadvantage is I never knew the plan.”

5. All Out life

Album: We are Not Your Kind

Penggalan lirik: “Old does not mean dead, new does not mean best. No hard feelings, I’m tired of being right about everything I’ve said.”

Nah, itulah sebagian lagu terbaik Slipknot yang paling enak didengar versi saya. Kalo kamu punya daftar yang berbeda, coba tulis di kolom komentar. Jika bisa, sertakan juga alasanmu menyukai lagu itu, ya.

Baca juga:

Teks & Foto: Dewa

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of