Di pengalaman pertama saya ke Gunung Prau, banyak hal yang saya dapat. Saat itu, saya merasakan langsung dingin dan kejamnya angin Prau. Saat itu juga, saya menyaksikan tepat di depan mata saya sunrise yang diklaim banyak orang sebagai sunrise terbaik di Asia Tenggara. Dan menurut saya, klaim itu sangatlah tepat.

Namun, apalah arti perjalanan tanpa adanya obrolan sana-sini dengan warga lokal. Tentu kegiatan tersebut masuk dalam top¬†do’s list saya. Penjaga warung di tengah jalur pendakian pun saya pilih jadi teman berbincang.

Dari sekian banyak topik yang kami bahas, ada satu bagian yang masih terngiang di kepala saya hingga kini. Topik itu adalah misteri Gunung Prau.

Awalnya saya tidak terlalu percaya dengan apa yang penjaga warung itu utarakan. Tapi, berbagai mitos dan misteri yang diucapkannya didukung kebenarannya oleh warga lain yang tengah duduk di sebelah saya, dan beberapa pendaki yang kala itu tengah beristirahat.

Tentu saya bingung. Ini kali pertama saya melihat ada orang yang bersaksi atas nyatanya sebuah mitos.

Salah satu yang paling terkenal adalah asal muasal nama Prau. Menurut kepercayaan warga sekitar, Gunung Prau memiliki nama lain yaitu Gunung Mayit, atau mayat. Jika dilihat secara seksama, bentuk Gunung Prau menyerupai mayat yang sedang dibaringkan.

Itu bukanlah satu-satunya. Ada 3 misteri Gunung Prau lainnya yang lumayan mencenangkan bagi saya.

Saya telah merangkum ceritanya secara singkat. Kalau kamu mau tahu lengkapnya, tentu kamu harus datang dan mendengarkannya langsung. Berikut aneka misteri yang ada di balik indahnya Gunung Prau:

1. Pintu gaib

Mitos dan cerita misteri Gunung Prau
Foto: Gloob/Dewa Aji

Di salah satu sisi puncak gunung, tepatnya di area sabana, terdapat beberapa pohon yang tumbuh membentuk formasi kotak. Area ini disebut Oyot Rimpang, dan diyakini sebagai pintu masuk menuju alam lain. Siapa pun yang masuk ke pintu itu akan terjebak dan tak akan bisa kembali ke dunia.

2. Ritual untuk Dewa

Mitos dan cerita misteri Gunung Prau
Foto: Gloob/Dewa Aji

Dipercaya Gunung Prau merupakan tempat bersemayam Dewa hingga kini. Di waktu tertentu, mereka turun ke bawah, bergabung dengan masyarakat sekitar dalam bentuk manusia. Ritual potong rambut gimbal yang tersohor itu digadang-gadang memiliki keterkaitan dengan turunnya para Dewa.

Jadi, bagi kamu yang pernah mendatangi ritual potong rambut gimbal, mungkin salah satu pengunjung di sekelilingmu bukanlah manusia.

3. Rintihan merayu

Mitos dan cerita misteri Gunung Prau
Foto: Gloob/Dewa Aji

Tidak jarang pendaki yang mendengar suara rintihan ketika di puncak Gunung Prau. Hal ini kerap kali dikaitkan dengan perilaku. Pendaki yang tidak menjaga alam, berbicara menggunakan kata-kata kasar, berisiko tinggi dihampiri suara rintihan tersebut.

Itulah beberapa cerita misteri di Gunung Prau yang pernah saya dengar. Jika kamu juga pernah mendengar hal serupa atau justru cerita yang lebih ‘menarik’ lainnya tentang Prau, kamu bisa berbagi di kolom komentar.

Baca juga:

Teks & Foto: Dewa

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of