Lagi galau, sedih, atau sekadar bengong meratapi nasib, musik pop-rock dari band asal Nashville ini mungkin cocok buat kamu coba dengerin. Liriknya memang menyayat hati, tapi melodinya bisa bikin kamu joget sendiri. Bisa lah buat terapi kamu biar ga terus-terusan madesu. Nah, kenalan yuk sama Mike Mains and The Branches.

Mike Mains and The Branches, musik, pop-rock
Source: mikemainsmusic.com

Di Indonesia, mungkin belum banyak orang yang tahu atau mungkin dengar tentang Mike Mains and The Branches. Band yang membawakan nuansa pop-rock dalam musiknya ini sebenarnya sudah aktif di industri musik sejak tahun 2009 dan hanya butuh waktu setahun bagi Mike Mains dan kawan-kawan untuk merilis album pertama mereka yang diberi nama Home (2010).

Sejak itu, Mike Mains and The Branches mulai diperhitungkan dalam dunia musik internasional. Mereka pun mulai banyak tampil di berbagai festival musik. Pada 2012, Mike Mains and The Branches bahkan sempat disebut sebagai salah satu performer terbaik dalam Cornerstone Music Festival.

Pada 2014, Mike Mains and The Branches kembali merilis album keduanya yang berjudul Calm Down Everything Is Fine. Sementara album ketiganya When We Were In Love dirilis tahun 2019 dengan single jagoannya yang berjudul Live Forever yang memang bisa bikin mood beres lagi. Pastinya kamu harus nyoba dengerin dulu.

Nah, beberapa waktu lalu, Gloob! sempat interview kecil-kecilan dengan Mike Mains and The Branches. Memang ga disangka-sangka sih dari email iseng-iseng ternyata memang direspons sama mereka. Dari interview ini, Mike Mains dan kawan-kawan banyak cerita seputar perkembangan musik mereka dan tentunya kendala yang mereka hadapi di industri musik.

Sudah lebih dari 10 tahun sejak pertama kali Mike Mains and The Branches terbentuk. Boleh diceritakan sedikit tentang bagaimana band ini terbentuk?

MM&TB started in Texas a little over ten years ago and it’s been a long journey since our first time playing music together. The core of the band is me and my wife Shannon. We love including all of our musician friends when we have the opportunity to play shows, but right now we’re lucky to have an amazing core of musicians from Charlotte, NC: Zach Luper, Dominic Geralds, and Josh Horton.

Kombinasi berbagai jenis instrumen musik, seperti saksofon dan mandolin, bikin musik yang dihasilkan jadi lebih menarik untuk didengar. Tapi mengapa Mike Mains and The Branches akhirnya memutuskan untuk membawa genre musik pop-rock?

While we like to explore a lot of different instruments, we feel most at home in the Pop-Rock world. Shannon and Josh are both amazing multi-instrumentalists, so it’s fun to have people on the team who can play quirky instruments and bring a fun twist to our sound. But, who knows what our genre will be as we continue to make music and evolve both as musicians and people. Coldplay, for example, has evolved and experimented with different genres over the years. Maybe we will too.

‘Where the songs make you dance while lyrics make you cry’. Konsep musik yang sangat menarik. Berbeda dengan kebanyakan lagu sedih yang biasanya diiringi melodi yang slow dan mengalun. Tapi, apa lagu favorit yang pernah ditulis dan ada cerita apa di balik lagu tersebut?

My favorite song that we have ever released is probably “Live Forever”. On a good night during a show that song just takes me to a beautiful place. Seeing the smiles light up peoples faces and the way they move is exciting. It’s also a song where I felt I was able to capture exactly what I wanted to say lyrically. Sometimes that feels like an impossible task, but when you see a visceral reaction from your fans it makes you feel like maybe you hit your target and you successfully communicated your feelings.

Saat ini banyak ditemukan platform pemutar musik, seperti Spotify dan Deezer. Apakah ada kesulitan ketika memperkenalkan musik kalian secara luas? Dan kendala apa yang dihadapi sejauh ini dalam industri musik?

It is hard to introduce folks outside of the US to our music. It’s like opening up a pizza company. If it does well in one city then maybe you franchise to another one and then it hopefully spreads and builds steam. But I recognize that small mom & pop pizza joints rarely go worldwide. That would definitely be nice but..

In the meantime, I’ll keep writing songs and hoping for the best and continue to be grateful for the fans we have. We get excited and so thankful anytime we hear about people outside the US hearing about our music, so keep spreading the good word!

Apa goal kalian sebagai musisi dan hal apa yang ingin dicapai di tahun ini? Jika diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi lain, siapa yang akan kalian ajak kolaborasi?

Our goal would be for every member of our band to make a living doing music with Mike Mains & The Branches. If our bandmates could support their wives and eventually families that would be incredible. That is my dream. And… I’d love to collaborate with Brandon Flowers from The Killers. I’ve always looked up to his sound and lyricism.

Adakah musik atau musisi yang bisa kalian rekomendasikan untuk kami? Atau bisa disebutkan 3 lagu yang paling sering kalian dengar akhir-akhir ini?

I would say “Sometimes” by Goth Babe and “Are you bored yet?” – Clairo / Wallows. Shannon wants me to include the entire new Phoebe Bridgers album, so that too.

Pertanyaan terakhir, adakah pesan yang ingin kalian sampaikan kepada para pendengar Mike Mains and The Branches di Indonesia?

Dear Indonesia, we love you! Thank you for listening to our music! Please tell your friends about us so we can come to play in Indonesia !!!!!!!

Nah, itulah rangkuman inteview Gloob! dengan Mike Mains and The Branches. Buat kamu yang memang belum pernah dengar musik mereka, harus kudu wajib dengerin sih biar ga penasaran.

Penulis: Elsa

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of