Belitung itu serba ajaib. Semua hal di Belitung selalu menarik di mata Gloob!. Open pit Bukit Kik Karak yang terletak di Kelapa Kampit ini contohnya. Pemandangannya cantik, alamnya asri, nggak ada bayar-bayaran pula, padahal cuma bekas tambang.

Di Belitung emang banyak areal bekas penambangan, tapi sedikit yang punya pemandangan hijau kayak Open Pit Bukit Kik Karak ini. Terletak di Desa Senyubuk, Kelapa Kampit, jalur menuju Open Pit Bukit Kik Karak tergolong menantang karena di beberapa bagian kontur jalannya masih tanah dan bebatuan licin.

Open Pit Belitung, Bukit Kik Karak, Kelapa Kampit

Keunikan dalan open pit Belitung ini

Kerennya, destinasi wisata Belitung yang belum terkenal-terkenal amat ini udah dikelola cukup baik. Aktivitas seperti climbing dan caving juga bisa disediakan oleh pihak pengelola bagi kalian yang ingin memacu adrenalin di Open Pit Bukit Kik Karak. Persoalan fasilitas umum, pihak pengelola belum punya kesempatan untuk mewujudkannya. Tapi, menurut Gloob! sih, mending begitu, biar back to nature-nya terasa lebih gereget!

Dari awal masuk, Open Pit Kik Karak ini nggak ada tempat parkir kayak di Bromo atau Bukit Batu. Kurang menantang apa, tuh? Belum lagi kalian harus jalan kaki menuju spot utamanya. Jangan bingung kalo kalian nemu binatang-binatang yang mungkin belum kalian liat sebelumnya, karena emang ke-liar-an hutan di Bukit Kik Karak ini lumayan murni.

Saat sampai di titik utama pun kalian perlu usaha ekstra, seandainya kalian mau lebih deket ke danau yang ada di Open Pit Kik Karak itu. Dari atas atau dari titik awal tadi, kalian harus jalan melingkar ke bawah, yang memakan waktu sekitar 5-15 menit.

Di Open Pit Kik Karak ini juga ada gua, tapi kalian jangan sembarang masuk, ya. Usahakan minta izin ke pihak pengelola jika kalian emang penget banget masuk ke gua itu.

Open Pit Belitung, Bukit Kik Karak, Kelapa Kampit

Nah, itulah ulasan singkat tentang open pit Belitung yang terletak di Bukit Kik Karak, Kelapa Kampit. Kamu pernah ke sana? Atau ada yang mau ditanya tentang open pit Belitung ini? Silakan tulis di kolom komentar, ya.

Baca juga:

Penulis: Faizal Satrio

Foto: Dewa Aji Panggalih

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of