Banyak hal yang perlu kamu tahu sebelum mendaki Gunung Papandayan, Garut, seperti harga tiket masuk/SIMAKSI-nya, lama pendakiannya, hingga apa aja yang perlu disiapkan. Oleh karena itu, simak ulasan berikut. 

Kalo kamu mau tau malapetaka yang tim Gloob! alami saat ke Papandayan, cek di artikel ini: Pendakian yang Tidak Aman

Mendaki Gunung Papandayan bukanlah hal yang mudah. Banyak yang harus kamu perhatikan jauh sebelum melakukannya, terlebih Papandayan sekarang udah dipegang swasta.

Contoh sederhana, harga tiket udah melambung tinggi, nggak kayak dulu yang cuma 5 ribu perak.

Oke, kita langsung ke inti aja. Berkut telah Gloob! rangkum info seputar pendakian Gunung Papandayan.

Cara (ngecer) ke Gunung Papandayan, Garut: 

Transportasi umum ke Gunung Papandayan tersedia kok. Buat kamu yang tinggal di sekitaran Jabodetabek, kamu bisa naik bus dengan tujuan akhir Garut a.k.a terminal Guntur.

Harga tiket bus beda-beda, berkisar di Rp. 50.000 – Rp. 100.000. Cari terminal terdekat dengan rumah, dan usahakan untuk memulai perjalanan dipagi hari. Lama perjalanan menuju Terminal Guntur, misal kalian berangkat dari Depok, kurang lebih 6-7 jam.

Saat kamu udah touchdown di Terminal Guntur, akan banyak akang—akang yang menanyakan tujuan kamu. Kamu jawab aja Papandayan, mereka juga bakal ngerti dan akan menawarkan kamu pilihan angkutan.

Transportasi umum yang digunakan pendaki Papandayan biasanya berupa mini bus. Angkutan-angkutan tersebut umumnya menerapkan sistem minimal 15 penumpang, baru jalan.

Per-penumpang dikenakan biaya sekitar Rp. 25.000. Tapi, kalo kamu emang rame-rame, kamu bisa sewa angkutan tersebut dengan harga Rp. 300.000-Rp. 350.000/mobil.

Tips Pendakian Gunung Papandayan:

Jangan ragu untuk nawar harga. Selama kamu nggak nawar terlalu kejam, Akang-akang yang punya mobil nggak akan kesel. Di satu kesempatan, rekan Gloob! pernah didiskon jadi 15 ribu/orang.

Dari Terminal Guntur, angkutan berupa mini bus itu bakal membawa kamu sampai Simpang Cisurupan.

Dari Simpang Cisurupan, kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum lainnya berupa mobil bak terbuka. Tenang, sama kayak Terminal Guntur, di Simpang Cisurupan juga bakal banyak yang nawarin kamu pilihan angkutan.

Mobil bak terbuka ini juga mengenakan sistem dan harga yang sama dengan mini bus di Terminal Guntur tadi, minimal 15 orang penumpang baru jalan, di mana per-orangnya Rp. 25.000.

Kamu akan diantar hingga ke depan gerbang (gapura) Gunung Papandayan. Sisanya, kamu lanjutkan dengan berjalan kaki.

pendakian gunung papandayan, biaya, harga tiket pendakian gunung papandayan, biaya, harga tiket

Biaya simaksi/tiket masuk Gunung Papandayan, Garut:

Seperti yang udah dibilang sebelumnya, biaya masuk Gunung Papandayan kini semakin mahal.

Untuk masuk ke kawasan Papandayan, kamu harus bayar Rp. 30.000/orang. Sedangkan untuk berkemah, biayanya beda lagi, yakni Rp. 35.000/orang. Agak pusing, ya.

Tips Pendakian Gunung Papandayan:

Bawa budget agak lebih. Inget, Papandayan udah dipegang swasta. Harga jajanan di dalam otomatis juga meningkat.

Setelah bayar-membayar di gerbang selesai, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki di jalur beraspal yang juga dilewatin motor dan mobil menuju ke pos 3.

Di pos 3, kamu harus melakukan pendaftaran. Isi form yang disediakan pihak pengelola.

Hal ini bertujuan untuk mendata pendaki yang ada di Gunung Papandayan, sekaligus ‘ancang-ancang’ jikalau terjadi sesuatu yang nggak asik.

pendakian gunung papandayan, biaya, harga tiket Foto Gunung Papandayan Garut

Santai di camping Ground Papandayan

Area untuk mendirikan tenda di Gunung Papandayan disebut Pondok Saladah. Kalo kamu ngarep pemandangan cantik di sini, kayaknya kurang tepat.

Camping ground Papandayan luasnya bukan main. Tapi, bukan berarti kamu selalu dapat apa yang kamu mau.

Kamu butuh lebih dini dan cepat mencapai Pondok Saladah untuk mendapatkan tempat mendirikan tenda yang pas. Kalo kamu telat dikit, bisa-bisa dapet area yang miring.

Di area camping juga sudah tersedia beragam fasilitas, mulai dari warung sampai kamar mandi. Kamu juga nggak perlu takut kalo kehabisan air. Di sana ada sumbernya kok.

Semoga artikel ini membantu kamu untuk mendaki Gunung Papandayan nanti, ya. Jaga keselamatan dan kesehatan kamu beserta kerabat. Jangan lupa abadikan tiap momennya.

Salam.

Baca juga:

Teks, Foto, & Infografis: Dewa Aji

2
Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of
trackback

[…] Beberapa waktu lalu, saya dan teman seperjuangan di masa SMA berkunjung ke Garut, lebih tepatnya Gunung Papandayan. Di perjalanan itu, saya melihat dan mengalami banyak hal yang baru dan nggak biasa. Cerita lengkap perjalanan saya mendaki Papandayan sudah saya paparkan di artikel Pendakian Papandayan. […]

trackback

[…] Banyak yang menghujat dan banyak juga yang mensyukuri perubahan yang ada di Gunung Papandayan hari ini. Buat Gloob!, itu bukan masalah. Gloob! hingga detik ini masih teramat sayang dengan Papandayan, meski Gloob! punya pengalaman yang nggak enak-enak amat di sana. […]