Gunung Roraima atau Tepuy Roraima (Spanish) bertengger di Amerika Selatan, yang sebagian besarnya masuk dalam teritorial Venezuela (85%), dan merupakan bagian dari Taman Nasional Canaima.

Pendakian Gunung Roraima
Maverick Rock/Foto: Panoramio

Gunung ini sering dijuluki banyak peneliti dengan “Pulau Misterius di Langit”, karena di puncak gunung ini terdapat banyak spesies hewan maupun tumbuhan yang nggak bisa ditemuin di tempat lain. Gloob! lebih suka menyebut tempat ini dengan “lost world in the lost world”. Kesannya misterius. Paradox. Ada misteri di dalam misteri. Emang begitu!

Titik tertinggi gunung ini disebut Maverick Rock, yaitu sebuah bukit batu yang terletak di bagian barat daya puncak Gunung Roraima. Ya, di atas puncak ada puncak! Lagi-lagi paradox. Ketinggian totalnya mencapai 2.810 meter atau 9.220 kaki, dan menjadi dataran tertinggi di tanah Venezuela.

Anehnya, hujan di Gunung Roraima hampir terjadi setiap hari, membasahi permukaan puncak gunung ini yang berupa bebatuan pasir (bahkan ada pasir merah muda di beberapa sisinya).

Maka, jangan kaget kalo kalian nemuin kolam alami yang gemesin, jernih, dan swim-able untuk merelaksasi pikiran yang udah sering ketumpuk tugas-tugas kejam.

Pendakian Gunung Roraima
Foto: News.com.au

Puncaknya dan tepian gunung ini rata, nggak seperti gunung pada umumnya yang memiliki pola bergelombang. Dari kejauhan, Roraima kelihatan seperti bongkahan balok berukuran raksasa, dengan beberapa sisi hijau yang mengisi sebagian tubuhnya.

Ada juga curug-curug atau air terjun yang menghiasi kegagahan tubuhnya. Bahkan, salah satu air terjun tertinggi di dunia, Cuquenan atau Kukenan, terdapat disini.

Pendakian Gunung Roraima
Foto: Tumblr

Cerita Pendakian Gunung Roraima

Gunung Roraima kali pertama ditemukan oleh pria kebangsaan Inggris yang bernama Sir Walter Raleigh pada tahun 1596. Saat itu, Ia nggak bisa menemukan jalur yang dapat ditapakinya untuk mencapai puncak Roraima.

Tahun demi tahun berlalu dan belum ada satu orang pun yang pernah berdiri di atas gunung ini. Hingga akhirnya di 1884, Everard Thurn, seorang penjelajah dan ahli botani dari Inggris, menjadi orang pertama yang dapat menginjakkan kaki di puncak Gunung Roraima.

Sampai saat ini, jalur yang ditemukan Everard Thurn merupakan satu-satunya jalur yang digunakan untuk mendaki Roraima. Walaupun memang, beberapa jasa wisata di sana sudah menyediakan ‘paket praktis’ menggunakan helikopter.

gunung roraima
Foto: Kimkim

Cara ke Gunung Roraima:

Dari Indonesia, kalian harus terbang ke Bandara Caracas, Venezuela, dengan harga tiket sekitar Rp. 33.200.000. Dari Caracas, kalian mau nggak mau melanjutkannya dengan 2 kali perjalanan panjang menggunakan bus.

Pertama, carilah bus dengan tujuan Ciudad Bolivar, Puerto Ordaz, atau Puerto La Cruz; Kedua, setelah sampai di salah satu dari ketiga tersebut, cari lagi bus dengan tujuan Santa Elena (total untuk bus berkisar Rp. 1.200.000 – 1.500.000/orang).

Di Santa Elena, akan banyak jasa wisata yang menawarkan diri, dan tentunya mempermudah sisa perjalanan kalian ( Rp. 3.000.000/orang, dengan rata-rata lama perjalanan 6 hari).

Penulis: Galih

Baca juga:

Auto Tags: Pendakian Gunung Roraima, wisata Vebezuela, Tepui Venezuela, Taman Nasional Canaima, Backpacker Venezuela, cara ke Gunung Roraima, Biaya yang Dibutuhkan ke Gunung Roraima, 

1
Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of
trackback

[…] Baca juga: Gunung Roraima: Lost World in the Lost World […]