Penyakit disemua orang yang gemar jalan-jalan: lupa. Lupa di sini utamanya perihal barang yang wajib nan kudu dibawa. Hasilnya, pusing 200 keliling, gamang, dan kesel sama diri sendiri.

Bikin itinerary adalah cara untuk meminimalisir terjadinya kelupaan. Permasalahannya, upaya kayak gitu sering nggak ngaruh. Tetep lupa. Kelupaan ngebawa barang penting saat traveling bisa jadi karena itinerary yang dibikin kurang rinci, atau emang karena ada kerusakan psikologis didiri kalian.

Kalo disebabkan karena permasalahan itinerary, di sini Gloob! bakal bantu. Tapi kalo soal psikologis, Gloob! angkat tangan, ya.

Di petakan sesuai kebutuhan

Tips Membuat Itinerary
Foto: Money Matter

Bikin itinerary itu harus rinci, jangan sampe ada yang ketinggalan. Biar nggak ribet, nyolong ilmu dari travel agent juga boleh. Tapi, supaya lebih jelas dan mendetil, peta-kan semua kebutuhan dari umum ke khusus. Contoh, kebutuhan pribadi. Di kebutuhan pribadi, kalian pisahkan menjadi 2 bagian, yakni primer dan skunder.

Kebutuhan primer membahas tentang akomodasi, makan, hingga obat-obatan; Sedangkan kebutuhan sekunder membahas tentang biaya untuk membeli suvenir, pulsa, atau sekedar jajan. Kebutuhan sekunder mirip seperti sesuatu yang nggak terduga, tapi memiliki potensi besar untuk terjadi. Baik itu tujuan wisata, biaya yang harus dikeluarkan, atau lama waktu yang dibutuhkan harus detil, agar dapat dicatat dengan rinci dan nggak ketinggalan.

 

Opsi Tambahan Tetap Ditulis

Tips Membuat Itinerary
Foto: Medium

Jangan jadi traveler yang sering ngayal dan ngegampangin perjalanan. Seenggaknya, kalian harus punya solusi di balik solusi. Walau pun hal nggak terduga bakal selalu terjadi, tapi alangkah baiknya jika kalian emang udah memiliki pilihan penyelesaian sebelumnya.

Kalo bisa, kalian udah menyiapkan 2 lapis solusi apabila tujuan utama gagal. Misalnya, kalian mau berkunjung ke Curug Seribu, Bogor, terus di sana ramai, hampir susah buat nikmatin suasana. Kalian bisa menjadikan Curug Pangeran yang berjarak 30 menit dari sana, atau Curug Ngumpet yang masih dalam satu kawasan dengan Curug Seribu sebagai penyelesaiannya.

 

Perbanyak Modal

Tips Membuat Itinerary
Foto: Market Watch

Tips membuat itinerary yang satu ini agak sensitif, ngomongin dana. Tapi, traveling emang selalu ngomongin pendanaan sih. Kadang, cuma kadang, dana yang dimilikin merupakan salah satu penyebab seru atau nggaknya perjalanan kalian.

So, untuk hal ini, kalian harus bisa ngebuat perencanaan budget terkecil namun tetep masuk akal. Jangan dibuat-buat, cukup apa adanya tapi semurah mungkin.

Perbanyak dana kalian di ‘pengeluaran tak terduga’. Hal itu mungkin terdengar sepele, beberapa orang bakal menghiraukannya. Tapi, kalo sampe pengeluaran tak terduga bener-bener terjadi di luar dugaan, atau dana yang dikeluarkan lebih banyak dari yang disiapkan, habislah cerita. Perjalanan kalian berantakan, bahkan bingung untuk cari cara pulang.

 

Gandakan Barang

Tips Membuat Itinerary
Foto: Double Alpha

Penting. Ini cukup sering dilewatin. Bahkan, dua orang rekan Gloob! yang kala itu meliput Belitung sempat ngerasain sendiri. Mereka hanya membawa satu kamera DSLR, satu kamera underwater, dan hanya 2 kartu memori sebesar 8 gigabyte.

Baru dihari keempat, memori penuh. Masih banyak destinasi yang perlu diliput. Akhirnya, mereka harus mengeluarkan biaya sekitar Rp. 500.000 untuk membeli 2 memory card tambahan.

Nggak cuma itu, mereka juga harus memperpanjang durasi liputan, karena 1 hari mereka terbuang untuk mencari penjual kartu memori dan nge-back up data yang telah didapat.

So, jika kalian mempunyai barang penting, entah itu kamera, obat-obatan, atau mungkin pasangan, gandakanlah mereka. Percayalah, tips membuat itinerary yang satu ini penting, aseli!

________

Baca juga:

Penulis: Galih

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of