Purwokerto nggak deket sama pantai, maka dari itu kota ini lebih terkenal dengan wisata-wisata yang ada di dataran tinggi, dan salah satunya adalah Curug Bayan Baturaden. Bayan ya, bukan ba-yam. Itu makanan. 

–ah

By the way, kalo ditanya kenapa Gloob! ngerekomendasiin banget objek wisata yang satu ini, alasannya super-simple: banyak kerjaan!

Bukan. Maksudnya bukan anak-anak Gloob! yang banyak kerjaan. Mereka semua lagi bengong, nunggu update-an si ex yang tak kunjung terunggah. Nah, banyak kerjaan disini lebih pada tersedianya beragam aktivitas yang kebangetan seru.

Yes, seru banget! Saking serunya, bisa bikin kalian lupa waktu, lupa pulang, lupa kalo udah tua.

–ah

Curug Bayan baturaden

“Curug Bayan adalah gerbang menuju destinasi keren lainnya,”

Curug Bayan dan gerbang keindahan?

Sebagian dari kita mungkin asing banget denger nama ini: Curug Bayan. Curug yang terletak di Desa Ketengger, Kecamatan Baturraden, Banyumas ini nggak jauh dari Kota Purwokerto. Jika kalian bawa kendaraan pribadi, motor atau mobil, jarak tempuhnya nggak sampe 30 menit. Tapi, kalo kalian maunya berpetualang ala backpacker dan berniat untuk mengunjungi tempat ini, diutamakan menyewa kendaraan.

Sewa kendaraan, jangan sewa-sewa yang lain!

Bukan karena ribet juga sih, tapi lebih ke nyesel. Nyesel? Yap! Percaya nggak percaya, Curug Bayan adalah ‘gerbang’ menuju destinasi keren lainnya, yang tempatnya masih satu jalur dengan curug ini.

Jadi, kalo kalian udah masuk kawasan Baturraden, objek wisata pertama yang bakal kalian temui, ya, Curug Bayan ini. Diibaratkan film, Curug Bayan tuh yang layar ijo-ijo-nya itu.

Curug Bayan baturaden

Biaya/tiket masuk terjangkau Curug Bayan Baturaden

Persoalan biaya adalah persoalan yang sensitif, jauh lebih sensitif dibanding alat sensitif itu sendiri. Apalagi bagi kalian yang sedang berusaha mengirit pendanaan! Duh, nggak bisa di nego lagi, deh. Tenang, semua ada solusinya, dan Gloob! bakal ngasih itu semua.

Jika kalian membawa kendaraan pribadi ke lokasi wisata ini, nggak ada harga pasti untuk parkir. Seandainya kalian bertanya ke tukang parkirnya, dia bakal jawab, “seikhlasnya aja, Mas”.

Kayaknya bayar pake doa juga gapapa. Ya… kalo kalian berani aja.

Stop berpikir tentang segala hal yang ada di kawasan wisata itu mahal! Mungkin itu berlaku di kota besar kayak Jekardah, tapi nggak untuk Banyumas begitu pun Purwokerto.

Saat tim Gloob! kesana, per-orang hanya dikenakan retribusi Rp. 3.000 untuk biaya masuk. Murahnya lebay, toh?

Nggak cuma itu. Banyak jajanan disana, dan harganya pun nggak bikin curhat. Misalnya,  batagor cuma dibandrol Rp. 5.000/porsi. Penting, kan?

Curug Bayan baturaden

Aneka Wahana dan fasilitas di Curug Bayan Baturaden

Bukan Gloob! namanya kalo nggak ngasih sesuatu yang spesial. Jika kalian bertanya, “emang harus banget kesana?”, maka kami akan menjawabnya dengan “sabeb”.

–ah

Harus lah! Tapi… kenapa?

Pertama, curugnya luas, besar, dan kayaknya dalem, tapi kalian tetep bisa mandi atau berenang didekatnya; Kedua, ada beragam kolam dengan beragam kedalaman yang berbeda; Ketiga dan yang paling meledak, kalian bisa cliff jumping dari jembatan penyeberangan yang memiliki tinggi sekitar 20 meter.

Keempat, kalo kalian belum puas, kalian bisa menginap di villa yang telah berdiri kokoh disana dengan membayar sewa sebesar Rp. 400.000. Kelima, kalian nggak cuma bisa nelusurin sungai yang ada, kalian juga bisa belajar sejarah tentang kawasan wisata ini yang ternyata masih punya keterkaitan dengan masa penjajahan Jav… eh, Jepang maksudnya. Jangan selfie mulu!

Baca juga: 7 Istilah yang Wajib Diketahui Traveler Modern

Teks & foto: Galih

Leave a Reply

Please Login to comment

Apa yang ingin kamu sampaikan?

  Subscribe  
Notify of